SuaraSulsel.id - Puluhan korban dilarikan ke rumah sakit diduga akibat keracunan usai menyantap makanan disediakan pihak mempelai pengantin yang melaksanakan hajatan di Gedung Adi Jaya, Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (18/7) siang.
Para korban tersebut mulai berdatangan sejak sore hingga petang untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, setelah beberapa jam makan di pesta perkawinan tersebut.
"Waktu sudah makan, saya merasa mual dan pusing-pusing, lalu muntah-muntah. Ada beberapa orang yang mengalami hal yang sama," tutur salah seorang korban Yusran yang berada di RSUD setempat.
Dari informasi yang diperoleh, tercatat ada 28 orang diduga mengalami keracunan makanan yang rata-rata aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gowa, dan tiga di antaranya anak-anak. Saat ini para korban masih menjalani perawatan intensif.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Syekh Yusuf dokter Suryadi kepada wartawan mengatakan para korban mengeluhkan sakit yang sama, selain diare juga mengalami mual-mual, muntah, sakit perut hingga sakit kepala.
"Kita khawatirkan ini rata-rata mengaku dari pesta. Respons yang kita lihat mereka makan di pesta siang hari, kejadian baru tiga sampai empat jam setelahnya baru berdatangan ke sini. Kita khawatirkan tambahan pasien masih berdatangan lagi," ujarnya.
Data sementara yang masuk sebanyak 28 orang, kemungkinan akan bertambah. Sedangkan untuk memastikan apakah makanan yang di konsumsi korban, kata dia, Dinas Kesehatan telah turun untuk mengambil sampel.
"Soal makanan itu biar teman-teman Dinas Kesehatan (teliti). Kita fokus bagaimana tindakan kegawatdaruratan pasien. Kemungkinan (banyak korban) karena tadi ada temannya pasien saat ke sini (makan di pesta) juga tiba-tiba drop. Ini kita khawatirkan ada masyarakat yang datang lagi, mudah-mudahan tidak bertambah," harapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Reserse dan Kriminal Umum (Reskrim) Polres Gowa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bahtiar membenarkan adanya kejadian keracunan tersebut.
Baca Juga: Pilu, Ayah Bunuh Diri Karena Terlilit Hutang Demi Pesta Pernikahan Anaknya
Saat ini tim sedang melaksanakan penyelidikan termasuk mengambil sampel makanan tersebut.
"Sementara kami sedang menyelidiki penyebabnya," kata Bahtiar dengan singkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar