SuaraSulsel.id - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares enggan membahas kemungkinan timnya meraih gelar juara dalam beberapa pertandingan ke depan, setelah bermain imbang 0-0 menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-30 Liga 1 Indonesia di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Dikutip dari situs resmi klub, Selasa, Tavares menjelaskan pada pertandingan berikutnya mereka tidak bisa memainkan bek asal Tanjung Verde Yuran Fernandes karena akumulasi kartu.
"Kita belum bisa membicarakan juara, terlebih lagi di sisa pertandingan selanjutnya kita tidak bisa menggunakan Yuran," ujar Tavares.
Tavares mengatakan, meski timnya kini menduduki peringkat pertama klasemen sementara Liga 1 Indonesia dan unggul 13 poin dari Persib Bandung di peringkat kedua. Namun mereka masih harus menjalani empat pertandingan.
Pelatih asal Portugal itu mengatakan dalam empat pertandingan tersebut, masih ada dua laga berat menghadapi Bhayangkara FC dan Madura United.
Kedua tim tersebut dinilai dalam performa bagus berdasarkan penampilan dari beberapa pertandingan terakhirnya.
"Bhayangkara adalah tim yang kuat dan Bhayangkara merupakan tim yang bagus akhir-akhir ini. Madura juga apalagi, nanti kita akan melakukan perjalanan jauh kesana, masuk bulan ramadhan kita akan menghadapi PSIS Semarang dan kita tidak boleh meremehkan mereka," ungkap Tavares.
"Jadi kita belum bisa membicarakan juara, jadi kita hanya membicarakan pertandingan selanjutnya untuk meraih hasil terbaik untuk pertandingan selanjutnya," katanya menambahkan.
Selanjutnya PSM Makassar akan menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-31 Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat.
Baca Juga: Luis Edmundo Apresiasi Performa Penggawa Persita Usai Tahan Seri PSM
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut
-
Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
-
Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air
-
7,8 Juta Rokok Ilegal Masuk Makassar, Modus Sembunyi di Peti Kemas Berhasil Dibongkar Bea Cukai
-
Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN