SuaraSulsel.id - Puluhan remaja diduga anggota geng motor di Kota Makassar yang ditangkap polisi pada Sabtu 15 Oktober 2022 dipulangkan polisi. Mereka diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya.
Sebelum dipulangkan, 77 remaja tersebut diminta untuk meminta maaf ke orang tuanya. Mereka disuruh bersujud dan berikrar tidak akan mengulangi perbuatannya.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan, mereka masih diberi kesempatan sekali lagi untuk berubah. Peran orang tua dan pemerintah dibutuhkan untuk menyadarkan mereka.
Kata Budhi, para pelaku diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Isinya, jika kembali tertangkap, maka akan diproses hukum.
Baca Juga: Mahasiswa Terjaring Razia Prostitusi Dinas Sosial Kota Makassar di Penginapan
"Kita sudah memberikan kesempatan ke mereka untuk berbuat baik. Namun kalau kesempatan ini disalahgunakan, akan kita lakukan penegakkan hukum," kata Budhi di Mapolres Makassar, Senin, 17 Oktober 2022.
Budhi mengatakan, para remaja ini diamankan di wilayah Polsek Tamalate. Berdasarkan informasi masyarakat, mereka kerap mengadakan pesta miras.
Dari pemeriksaan awal, mereka diundang oleh seseorang bernama Bayu. Masyarakat resah karena mereka mabuk-mabukan sampai tidak sadarkan diri.
Dari 77 orang yang diamankan, lima orang adalah perempuan. Sementara, masih ada satu orang yang masuk dalam daftar pencarian orang.
"Nah ini bisa menimbulkan potensi berbuat kejahatan. Di sini saya minta kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan hal-hal sperti ini segera informasikan ke kita. Supaya perbuatan kejahatan mereka bisa kita cegah," tegas Budhi.
Baca Juga: Relawan Mulai Bergerak Sosialisasikan Anies Baswedan di Kota Makassar
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Hina Indonesia Negara Miskin, Anco Jansen Kini Semprot Mees Hilgers Cs
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?