SuaraSulsel.id - Para nelayan penangkap ikan di Kota Ambon, Provinsi Maluku, mengerahkan puluhan kapal milik mereka untuk mengikuti "sailing pass" guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 TNI di Teluk Ambon, Rabu 5 Oktober 2022.
Puluhan kapal penangkap ikan berukuran kecil berkapasitas satu hingga dua gross tonase (GT) ditempatkan di urutan terakhir arak-arakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di bawah Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon yang mengikuti parade itu.
Setiap kapal ikan dilengkapi mesin tempel bertonase 15-40 daya kuda (PK) beriring-iringan membentuk dua baris saat memulai pelayaran di Teluk Ambon Bagian Dalam, terutama saat melewati tribun utama di Lapangan Upacara Lantamal IX Ambon, di Desa Halong yang dijadikan lokasi Upacara Peringatan HUT Ke-77 TNI tahun ini.
"Kami, para nelayan sangat gembira bisa terlibat memeriahkan HUT TNI tahun ini, apalagi bisa terlibat langsung dalam parade bersama kapal perang milik TNI AL," kata Daniel, salah satu nelayan asal Desa Ery, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Daniel bersama lebih dari 70 nelayan dari beberapa desa di Kecamatan Nusaniwe diundang untuk terlibat dalam parade armada laut, sekaligus menunjukkan bahwa laut sebagai sumber kehidupan mereka sehari-hari.
Sejumlah nelayan memanfaatkan kesempatan langka itu dengan melakukan aksi balapan berkecepatan tinggi dan membentuk formasi tertentu di Teluk Ambon.
Aksi para nelayan itu menjadi tontonan menarik bagi prajurit TNI dari berbagai angkatan maupun siswa SD hingga SMA yang ikut menonton dari pesisir pantai.
Komandan Lantamal IX Ambon Brigjen TNI Said Latuconsina menegaskan "sailing pass" di Teluk Ambon sebagai bentuk unjuk kekuaran ("show of force") dalam rangka HUT Ke-77 TNI dengan menampilkan alutsista terbaru dan canggih sebagai bentuk pertanggungjawaban TNI kepada Presiden dan rakyat, khususnya di Provinsi Maluku.
"Kami secara khusus mengundang masyarakat untuk menyaksikan perayaan puncak HUT TNI tahun ini yang diwarnai 'sailing pass' unsur KRI dan Kapal Angkatan Laut yang berada di bawah jajaran Lantamal IX Ambon beserta unsur maritim dan perahu nelayan," katanya.
Parade pelayaran itu, menurutnya, menunjukkan bahwa Lantamal IX siap menjaga keamanan dan keutuhan wilayah NKRI, khususnya di wilayah perairan laut Maluku yang luasnya mencapai 92,7 persen luas wilayah Maluku.
Baca Juga: Di HUT TNI ke-77, Resimen Armed Kostrad di Purwakarta Lakukan Ini
Selain 77 kapal nelayan, parade itu diikuti unsur Divisi I KRI Posepa-870, KRI Gulamah-869, KAL Alkura, KAL Hutumuri, Bakamla, Basarnas, unsur Divisi II Sea Rider 02 Satrol Lantamal IX, Polairud, Bea Cukai, Navigasi, KSOP, Pertamina, serta KMC Patkamla Saparua Satrol Lantamal IX. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
CCTV Polsek Ponrang Rusak Dikencingi Kucing saat Pengamanan 7 Mobil Muat BBM Diduga Ilegal
-
ESDM: Kegempaan Gunung Awu di Kepulauan Sangihe Meningkat
-
Tanya Soal Jasa Medis, Wartawan di Palu Malah Dimaki Pejabat: Mau Berteman atau Cari Masalah?
-
Sekda Sulbar Ajak Masyarakat Tidak Berlebihan Rayakan Idul Adha
-
Ahmad Sahroni: Pengendara Harley Davidson Jangan Norak!