SuaraSulsel.id - Program pelatihan SAR di kawasan hutan gunung. Bertujuan untuk lebih meningkatkan kemampuan serta keterampilan navigasi darat para rescuer. Tugasnya melakukan pencarian dan penyelamatan korban yang hilang.
"Tidak selamanya musibah itu menimpa orang di laut saja tetapi juga terjadi di hutan gunung seperti orang tersesat atau kecelakaan pesawat di area seperti itu," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Mustari di Ambon, Jumat 23 September 2022.
Sehingga kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon melaksanakan latihan SAR Satuan Gunung Hutan Tahun 2022 yang berlokasi di kawasan Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe (Kota Ambon).
Menurut dia, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan serta skill para Rescuer dalam hal Operasi Pencarian dan Pertolongan khususnya di kawasan gunung dan hutan.
Dipilihnya lokasi Gunung Nona karena kawasan tersebut memiliki lintasan medan yang terjal dan menantang untuk melatih 21 tenaga rescuer yang mengikuti pelatihan selama tiga hari.
Sebelum melakukan simulasi di lapangan, para rescuer dibekali materi kelas, dan dilanjutkan dengan pembentukan Posko SAR di Gunung Nona, dan Latsar Gunung Hutan.
Dalam pelatihan ini dilakukan simulai tim rescuer mencari dua warga yang dilaporkan tersesat dan hilang selama beberapa hari di lokasi Gunung Nona.
Tim rescuer yang dibagi dalam dua SRU ini kemudian melakukan pencarian dari sore hingga malam hari selama delapan jam dan akhirnya menemukan korban dalam posisi lemas dan pingsan kemudian dilakukan proses evakuasi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?