“Banyak yang memonitor rumah di Koya dengan drone yang terbang di atas (rumah). Semua mata memantau keberadaan Pak Gub. Kami tak mengetahui drone ini milik siapa,” tutur Rifai.
Untuk masuk ke rumah Gubernur Papua di Koya melewati izin masuk yang panjang. Karena dijaga oleh ribuan massa.
“Masuk ke rumah melewati izin yang panjang dan Pak Gub tetap di sana (rumah),” terangnya.
Sementara itu, Pengacara Gubernur Papua, Roy Rening mengatakan, konsultasi kesehatan masih terus dilakukan secara online lewat dokter pribadi. Dengan sejumlah dokter yang merawat Lukas Enembe di Singapura dan Filipina.
Bahkan Roy mengaku, dirinya terus berkomunikasi dengan Direktur Penyidikan KPK, Guntur Asep terkait kondisi kesehatan kliennya.
“Bapak (Lukas Enembe) masih sakit. Konsultasi online masih dilakukan antara dokter pribadi dan dokter di Singapura dan Filipina. Apalagi bapak memiliki penyakit komplikasi penyakit jantung hingga ginjal,” terang Roy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar
-
BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU
-
Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi
-
UMKM Sulsel Dapat Panggung Nasional Pada HKG PKK