SuaraSulsel.id -
Seorang perempuan beserta dua anaknya ditemukan meninggal dunia di rumahnya. Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Korban diketahui bernama Bariani. Sementara dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar berinisial N dan D.
Bariani ditemukan tewas tergantung dengan tali pada Senin, 19 September 2022. Sementara, kedua anaknya diduga minum pestisida.
Kapolres Pinrang AKBP Roni Mustofa membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku polisi menemukan botol pestisida di lokasi.
Polisi menduga kedua anak itu diberi pestisida oleh ibunya hingga tewas. Lalu kemudian ibunya bunuh diri dengan cara gantung diri.
"Ini masih dugaan awal. Anggota masih di lokasi mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi," ujar Roni.
Roni juga mengaku belum tahu pasti motif dugaan bunuh diri tersebut. Saat ini, ketiga korban sedang diautopsi di rumah sakit setempat.
"Kita masih tunggu hasil autopsi. Saat ini ketiga korban sudah di rumah sakit," ujarnya.
Seperti diketahui, warga Tiroang, Kabupaten Pinrang dihebohkan dengan video kasus bunuh diri seorang ibu rumah tangga dan kedua anaknya. Videonya viral di media sosial.
Di dalam video terlihat ada dua anak di dalam kamar seperti tertidur. Namun ternyata keduanya sudah meninggal.
Sementara, di sebelahnya ada seorang wanita yang tewas dengan posisi tergantung.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
Terpopuler: Nikita Mirzani Sebut Mbak Nana Lupa Diri, Pria Ini Tinggalkan Surat 'Saya Lelah, Drama Ini Harus Berakhir'
-
Sebelum Meninggal Dunia di Kolong Jembatan Depok, Pria Ini Tinggalkan Surat 'Saya Lelah, Drama Ini Harus Berakhir'
-
Korban Gantung Diri di Kolong Jembatan Tol di Juanda Depok Tinggalkan Surat Wasiat
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Asap Karhutla Kepung Bandara Nabire, Dua Penerbangan Gagal Terbang
-
Gorontalo Diprediksi Dilanda Kekeringan Panjang hingga Februari 2027, Kabupaten Ini Paling Rawan
-
BRI Group Kembali Ukir Prestasi Global, Raih Enam Penghargaan dari Finance Asia
-
Gubernur Sulsel Raih Bakti Koperasi Nayaka Mahambara di Ajang Koperasi Awards 2026
-
Transaksi Qlola Tumbuh 51 Persen, BRI Perkuat Platform Digital untuk Nasabah Bisnis