SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mendukung konversi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas ke listrik. Termasuk penggunaan mobil listrik untuk mobil operasional Pemprov Sulsel.
“Untuk mobil ke depan, kita belinya mobil listrik, namun yang perlu didukung dari PLN bahwa setiap beberapa kilo meter ada tempat charge-nya. Sebagai langkah awal, bisa satu stasiun per kabupaten,” ujarnya di Makassar, Sabtu 3 September 2022.
Menurut Andi Sudirman, Pemprov Sulsel mendukung akselerasi tumbuhnya ekosistem kelistrikan di Indonesia. Sebab dengan beralih ke kendaraan listrik maka negara bisa menghemat impor minyak mentah dan BBM serta menghemat devisa negara.
Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi program dan dukungan PLN terhadap penyiapan listrik ke pulau-pulau.
“Dukungan tersebut kami butuhkan. Untuk Pulau Lae-lae ini akan menjadi tempat wisata. Bisa 24 jam menyala kita sangat bersyukur,” kata Andi Sudirman Sulaiman.
Terkait konversi ini, ia mengharapkan PLN menyiapkan strategi implementasi di kalangan masyarakat. Langkah itu untuk memastikan penggunaannya agar berjalan sesuai harapan.
Sehari sebelumnya, Andi Sudirman melakukan audiensi dengan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat yang baru, Moch Andy Adchaminoerdin di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel di Makassar.
“Terima kasih Pak Gubernur telah menerima kami datang untuk bersilaturahmi,” kata Moch Andy Adchaminoerdin.
Pertemuan silaturahmi ini sekaligus membahas terkait rencana kerja PLN serta program pemerintah dalam bidang kelistrikan termasuk penerapan dan percepatan konversi motor/mobil serta kompor listrik.
Baca Juga: Tahun Ini PLN Mulai Jalankan Program Ganti Kompor Gas ke Kompor Listrik
Presiden Joko Widodo juga memerintahkan pengalihan kompor berbasis energi import (LPG) ke kompor berbasis energi domestik (kompor listrik) atau yang lebih dikenal kompor induksi.
"PLN akan melakukan konversi kompor gas elpiji ke kompor listrik pada tahun ini. Rencananya, PLN akan menyasar para pelanggan listrik subsidi," ujarnya.
PLN Sulselrabar merilis perbandingan mobil listrik dan bensin dengan jarak tempuh 10 km. Mobil listrik emisi 1,3 kg (CO2), biaya 1,2 kWh seharga Rp3.000 sedangkan mobil bensin emisi 2,4 kg (co2) biaya 1 liter BBM seharga Rp12.500 (Pertamax 92). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Masuk Unhas 2026? Ini Rincian UKT Semua Fakultas, Mulai Rp500 Ribu
-
UNM Punya Plt Rektor Baru, Bagaimana Kelanjutan Kasus Karta Jayadi?
-
Jurnalis Sulsel Belajar AI untuk Verifikasi dan Investigasi
-
Viral Lumba-lumba Masih Hidup Terdampar di Maros, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Mencekam! Kapal Ikan Meledak di Pelabuhan Paotere Makassar, 9 Nelayan Terluka Parah