SuaraSulsel.id - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua membantu 50 pelaku usaha mikro kecil menegah (UMKM) di wilayah pinggiran pusat kota. Agar tetap bertahan atau tidak bangkrut.
Kabid Koperasi dan UMKM di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Jayawijaya, Suhada Idris di Wamena, mengatakan bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) itu diberikan kepada pengelola kios-kios kecil untuk dijual dengan harga murah layaknya di perkotaan.
"Tahun 2022 ini kami bantu UMKM untuk sembilan bahan pokok di semua distrik, ada 50 UMKM. Pendistribusian bantuan sementara berjalan," katanya, Minggu 28 Agustus 2022.
Langkah itu, menurut dia, dimaksudkan agar warga di luar pusat kota, mudah mendapatkan kebutuhan sembako tanpa harus jauh-jauh berbelanja di kota.
"Ada beras, tepung, minyak goreng, garam, mie instan dan beberapa komoditi lain," kata Suhada.
Ia menjelaskan Pemkab Jayawijaya memberikan dukungan ini sebab masyarakat memiliki niat untuk wirausaha tetapi terkendala modal.
"Kami bantu itu kios yang sudah ada isi. Misalnya dua persen, kemudian kami tambah isi kasih penuh. Kami tidak pernah bantu dalam bentuk uang. Tahun ini juga, kami ada bantu sembako untuk 35 koperasi," katanya.
Sebagian besar masyarakat yang dibantu adalah penduduk asli Jayawijaya, sebab warga di wilayah pinggiran pusat kota belum homogen seperti di pusat ibu kota kabupaten. (Antara)
Baca Juga: Produk Andalan UMKM Landak Dipamerkan, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono: Menggerakan Perekonomian
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Jurnalis Sulsel Belajar AI untuk Verifikasi dan Investigasi
-
Viral Lumba-lumba Masih Hidup Terdampar di Maros, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Mencekam! Kapal Ikan Meledak di Pelabuhan Paotere Makassar, 9 Nelayan Terluka Parah
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Cuaca Ekstrem Terjang Makassar, 19 Rumah dan Satu Mobil Rusak