SuaraSulsel.id - Kecamatan Bone di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, diterjang banjir. Usai hujan deras yang melanda wilayah Bone Pesisir dan meluapnya Sungai Taludaa, Senin 22 Agustus 2022.
Sejumlah fasilitas pemerintahan, seperti Kantor Camat Bone dan rumah warga di kecamatan itu terendam air. Seperti di Desa Taludaa dan Desa Masiaga.
"Hujan turun dari tadi malam dan mulai deras sekitar pukul 03.00 dini hari," ucap Camat Bone, Kristianto Ruchban.
Langkah yang dilakukan, kata Kristianto Ruchban, yakni mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman, karena ketinggian air maupun banjir sudah mencapai 1,2 meter di Dusun Kali Bone Desa Masiaga. Bahkan kendaraan tidak bisa melewati akses jalan di desa tersebut.
"Jadi warga di sana kita evakuasi, karena akses jalannya sudah tidak bisa lagi dilalui kendaraan. Sedangkan untuk Desa Ilohuuwa, kami tidak bisa mengakses kesana karena tidak ada jaringan. Informasi terakhir bahwa jembatan darurat yang dibuat oleh masyarakat dari batang kelapa yang menghubungkan Dusun III dang pusat Desa Ilohuuwa, itu sudah hanyut terbawa banjir,” kata Kristianto.
Hingga saat ini belum diketahui berapa jumlah rumah warga dan kepala keluarga yang terdampak banjir tersebut. "Untuk data yang terdampak banjir belum diketahui. Sementara masih dilakukan pendataan oleh aparat desa maupun kecamatan, sambil mengevakuasi warga yang terdampak," ucap Kristianto.
Ia menjelaskan hingga kini kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Bone, masih diguyur hujan deras. Bahkan aliran listrik sudah padam dan kemungkinan jaringan telpon juga akan mati.
Sementara itu, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango sudah menerjunkan enam petugas petugas dengan satu unit perahu fiber menuju lokasi.
Sementara regu kedua berjumlah delapan orang petugas menuju rumah makan untuk mempersiapkan makanan siap saji bagi warga yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Bone tersebut. (Antara)
Baca Juga: Banjir Rendam Pekarangan, Sekolah di Depok Berubah Jadi Arena Lomba Menangkap Ikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI