SuaraSulsel.id - Anies Baswedan diyakini akan mendapat kendaraan politik untuk maju pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Partai Demokrat, NasDem, dan PKS dianggap paling berpeluang besar untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Hal ini berdasarkan pembacaaan peta politik dan dinamika koalisi partai terkini.
“Ini kan pemetaan politiknya sudah jelas. Ada kubu Gerindra-PKB. PDIP sendiri. KIB (Koalisi Indonesia Bersatu), Golkar, PAN, dan PPP, anggaplah solid. Maka yang tersisa tiga partai. PKS, NasDem dengan Demokrat,” jelas Ketua Umum DPP Jaringan Nasional Milenial Anies (Jarnas Mileanies) Muhammad Ramli Rahim, Rabu 17 Agustus 2022.
Selain sudah ramai diberitakan, ketiga partai politik itu tengah menjalin komuniksi intensif. Masing-masing dari ketiganya juga sudah kerap menunjukkan sinyal dukungan kepada Anies Baswedan.
Baca Juga: Anies Akan Pimpin Upacara HUT Ke-77 Kemerdekaan RI Di Monas Hari Ini
Karena itu Mileanies mendorong ketiga partai ini untuk mendeklarasikan secara resmi dukungan kepada Anies Baswedan. Sebelum mengkhiri masa jabatannya sebagai orang Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2022 mendatang.
"Artinya sebelum turun, langsung tancap gas," kata Ramli.
Dia berharap ketiga partai tersebut memutuskan dukungan sebelum Anies Baswedan lengser. Bukan karena khawatir Anies akan meredup sehingga tidak dilirik partai-partai politik. Pihaknya memastikan, nama Anies Baswedan akan tetap berkibar. Meski tidak lagi menjabat sebagai pemimpin di Jakarta.
Bahkan menurutnya, Anies akan semakin populer pasca Oktober 2022. Karena dia bisa leluasa berkunjung ke berbagai wilayah menemui masyarakat seantero negeri. Sesuatu yang tak bisa dilakukannya dengan bebas ketika masih terikat kedinasan.
“Kita sudah siapkan panggungnya di mana-mana. Relawannya sudah ada di mana-mana. Malah lebih luas panggungnya. Pak Anies mau datang ke 514 kabupaten/kota kita sudah siapkan,” ucapnya.
Baca Juga: Anies Luncurkan Galeri Huni Untuk Program Perumahan Pemprov DKI Bernama JAKHABITAT
Saifuddin Suhri, Sekjen Konfederasi Relawan Anies ikut menepis anggapan Anies tidak akan mendapat sorotan media secara luas lagi. Kalau sudah purna jabatan. Udin meyakinkan sebelum menjadi pejabat publik, Anies sudah menjadi "media darling".
Berita Terkait
-
Surya Paloh Nyaris 'Sulap' Kantor NasDem Bali Jadi Kedai Kopi! Ini Penyebabnya Batal
-
Siapa yang Paling Menghibur? Prabowo dan Anies Ikut Tren Joget Velocity
-
Alasan Anies Baswedan Tak Hadir Open House Presiden Prabowo di Istana Merdeka
-
Bersyukur Muslim di Indonesia Kompak Berlebaran Hari Ini, Anies: Insya Allah Perkuat Persaudaraan
-
Cerita Mistis Anies Baswedan Tubuh Keluarkan Beling, Muncul Bau Anyir di Rumah
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?