SuaraSulsel.id - Massa dari Aliansi Masyarakat Cinta Polisi mulai memadati Taman Mataram. Bersiap menuju Mabes Polri untuk menggelar aksi damai.
"Ada sekitar 500 orang yang terlibat, mulai dari kalangan masyarakat, ibu-ibu, pemuda, mahasiswa dan aktivis sosial," kata Koordinator Aliansi Masyarakat Cinta Polisi, Gilman Hanif di Jakarta, Selasa 16 Agustus 2022.
Aksi ini berencana menyerahkan 1.000 bunga mawar merah dan 1.000 bunga mawar putih untuk Kepolisian.
Pukul 11.30 WIB, rombongan menaiki dua bis berwarna putih yang diparkir di samping Taman Mataram.
Baca Juga: Timsus Geledah Rumah Ferdy Sambo di Magelang, Cari Bukti Pengakuan
Sejumlah orang yang terlibat dalam Aliansi Masyarakat Cinta Polisi tersebut kompak mengenakan baju atasan berwarna putih.
Dalam keterangan tertulis disebutkan, aksi ini digelar sebagai bentuk apresiasi masyarakat terhadap langkah tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J.
Serta mendukung penuh Kapolri melakukan "bersih-bersih" di Mabes Polri.
Massa berencana melakukan pawai (longmarch) dari Taman Mataram menuju ke titik aksi di depan Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia.
Kemudian dilanjutkan dengan peletakan bunga mawar di depan Mabes Polri. Sebagai bentuk apresiasi rakyat kepada instansi Kepolisian. (Antara)
Baca Juga: Mabes Polri Ciduk Kasat Narkoba Polres Karawang, Terjerat Kasus Narkoba
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Bakal Periksa Firli Bahuri Lagi
-
Melawan PTDH, Rudy Soik, Polisi Pengungkap Penimbunan BBM di NTT Berniat Datangi Mabes Polri
-
Tia Rahmania Lakukan Konsultasi Hukum di Mabes Polri Terkait Tudingan Penggelembungan Suara
-
Usman Hamid dan Guru Besar FH UI Datangi Mabes Polri, Pertanyakan Aksi Represif Polisi Tangani Demonstran
-
Lagi Melintas di Belakang Mabes Polri, Mobil Wartawan Tempo Diserang Orang Tak Dikenal
Terpopuler
- Ragnar Oratmangoen Akui Lebih Nyaman di Belanda Ketimbang Indonesia: Saya Tidak Menonjol saat...
- Meutya Hafid Copot Prabu Revolusi, Tunjuk Molly Prabawaty Jadi Plt Dirjen Kementerian Komdigi
- Ragnar Oratmangoen ke Media Belanda: Mimpi ke Piala Dunia itu...
- Segini Kekayaan Prabu Revolusi: Dicopot Meutya Hafid dari Komdigi, Ternyata Komisaris Kilang Pertamina
- dr. Oky Pratama Dituding Berkhianat, Nikita Mirzani: Lepasin Aja...
Pilihan
-
Apa Itu Swiss Stage di M6 Mobile Legends? Begini Sistem dan Eliminasinya
-
Bagaimana Jika Bumi Tidak Memiliki Atmosfer?
-
Dirut Baru Garuda Langsung Manut Prabowo! Harga Tiket Pesawat Resmi Turun
-
Pandji Pragiwaksono Sindir Sembako 'Bantuan Wapres Gibran' Pencitraan: Malah Branding Sendirian
-
Bansos Beras Berlanjut Hingga 2025, Siapa Saja yang Dapat?
Terkini
-
Mahasiswa Korban Pelecehan Dosen Menunggu Permintaan Maaf Unhas
-
Beda Perlakuan Unhas ke Dosen Pelaku Pelecehan Seksual dan Mahasiswa Pesta Miras
-
Progam Special BRIguna, Suku Bunga Mulai dari 8,129% dan Diskon biaya Provisi 50%
-
Berani Jujur! 3 Kepala KUA di Takalar Kembalikan Uang Gratifikasi dari Calon Pengantin
-
Kalah Pilkada 2024 Tidak Boleh Langsung Menggugat ke MK, Ini Aturannya