SuaraSulsel.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus berupaya meningkatkan jumlah polisi wanita (Polwan). Agar mencapai jumlah ideal yakni 30 persen dari jumlah seluruh personel kepolisian.
Guna mewujudkan kesetaraan gender di institusi penegak hukum tersebut.
"Jadi setiap tahun Polri melaksanakan rekruitmen, tahun ini Polri sedang melaksanakan, baru dibuka kemarin untuk yang bintara, begitu juga yang Akpol dan sumber sarjana. Kami terus berupaya meningkatkan secara jumlah yang diharapkan bisa mencapai ideal," kata Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Juansih saat ditemui usai kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT Ke-74 Polwan di Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa 2 Agustus 2022.
Juansih menyebutkan saat ini jumlah Polwan belum mencapai angka enam persen dari jumlah keseluruhan personel Polri yang mencapai 450 ribu personel.
"Saat ini mungkin (jumlahnya) belum sampai enam persen, tapi jumlah Polwan sudah sekitar 25.700 lebih," ujarnya.
Masih rendahnya jumlah Polwan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh Polri dalam mewujudkan kesetaraan gender. Belum idealnya jumlah Polwan Indonesia pernah dikritisi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konferensi Polwan Sedunia di Labuhan Bajo, November 2021.
Juansi mengatakan HUT Ke-74 Polwan menjadi momentum untuk menguatkan lagi peran Polwan baik dari sisi jumlah da juga kualitas.
"Di hari jadi yang ke-74 ini Polwan memang masih belum ideal, tetapi kami terus berupaya untuk bisa meningkatkan jumlah Polwan secara kuantitas maupun kualitas," ujar jenderal bintang dua tersebut.
Selain meningkatkan jumlahnya, lanjut Juansih, peningkatan kualitas Polwan juga menjadi penting, agar polisi wanita lebih unggul lagi, mendukung terciptanya situasi yang kondusif dan juga mendukung tumbuhnya ekonomi lebih bagus lagi.
Baca Juga: 4 Polisi Terluka Saat Penggerebekan Narkoba di Polewali Mandar
Untuk peningkatan secara kuantitas, Polri memiliki Kepala Sub-Bagian Daya Polwan yang berperan untuk meningkatkan kemampuan Polwan lebih unggul lagi.
"Mudah-mudahan ke depan secara bertahap disesuaikan dengan anggaran yang ada dan juga dukungan dari masyarakat supaya Polwan bisa terus meningkatkan jumlahnya secara kuantitas maupun kualitas," tutur Juansih, yang mantan Kapolres Batu, Jatim.
Komitmen untuk meningkatkan peran dan jumlah Polwan ini disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo pada acara rilis akhir tahun 2021, di Mabes Polri, Jumat (31/12), saat memaparkan isu terkait kesetaraan gender di organisasi Polri.
Sigit mengatakan isu kesetaraan gender kerap menjadi permasalahan di berbagai belahan dunia. Polri berupaya memberikan ruang dan kesempatan bagi jajaran laki-laki maupun perempuan untuk memangku jabatan Irjen.
Jenderal bintang empat itu menyebutkan, Polri perlu melakukan adaptasi untuk menciptakan kesetaraan gender di internal Polri. Dalam rangka mewujudkan kesetaraan gender di lingkungan Polri, pihaknya akan meningkatkan kemampuan anggotanya.
Sigit menambahkan, tidak menutup kemungkinan polisi perempuan dan laki-laki akan bisa menangani penugasan khusus yang masuk kategori berisiko tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Kali Wanggu Meluap, 317 Warga Kendari Terpaksa Mengungsi ke Tenda Darurat
-
Air Laut Pasang dan Hujan Deras Rendam Bone: 2 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Andi Sudirman ke Lokasi Banjir Bone, Serahkan Bantuan Rp1 Miliar
-
Bejat! Pemuda di Makassar Hamili Adik Kandung
-
Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?