SuaraSulsel.id - Ketua Pemekaran Kabupaten Konawe Timur, Ridwansyah Taridala mengatakan, pembentukan Kabupaten Konawe Timur sudah dipersiapkan sejak 2014.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, namun pembentukan terbentur dengan aturan pemerintah pusat yang masih moratorium.
"Segala dokumen serta persyaratan yang dibutuhkan telah disiapkan dan tinggal menunggu pencabutan moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) oleh pemerintah pusat saja," katanya, Jumat (29/7/2022).
Ia mengatakan, mulai pemetaan wilayah hingga administrasi yang diperlukan, semua sudah rampung. Rencananya terdapat 12 kecamatan siap dimekarkan.
Konda direncanakan sebagai Ibu Kota Kabupaten Konawe Timur jika resmi menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) di Sulawesi Tenggara.
Alasannya, karena dianggap strategis berada pada titik tengah antara Mowila dan Laonti sebagai daerah terjauh. Sementara itu, pusat perkantoran sebagian juga nantinya akan dibangun di bagian Kecamatan Moramo Utara yang saat ini masih wilayah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Hal senada juga diungkapkan oleh Anggota Komisi I DPRD Sulawesi Tenggara, H. Bustam. Dia mengaku jika pembentukan Kabupaten Konawe Timur memang sudah siap dari segi berkas dan administrasi.
"Kita tinggal menunggu arahan dari pemerintah pusat (presiden) karena sampai hari ini masih moratorium dan belum dibuka," tuturnya.
12 kecamatan yang akan mekar menjadi Kabupaten Konawe Timur adalah Mowila, Sabulakoa, Landono, Ranomeeto, Ranomeeto Barat, Konda, Wolasi, Moramo, Moramo Utara, Kolono, Kolono Timur, Laonti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Beban Infrastruktur Membengkak, Pemprov Sulsel Usul 360 Km Jalan Provinsi Jadi Jalan Nasional
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja