SuaraSulsel.id - Habituasi sebagai environmental enterprise merilis sebanyak empat titik di laut Pulau Jampea Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan mengalami rusak berat. Berdasarkan hasil riset yang digelar satu tahun terakhir.
Riset itu dilakukan sebagai bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Pulau Tanah (Peka Laut) Jampea. Program Peka Laut Jampea ini rencananya akan dilakukan selama lima tahun secara bertahap.
Direktur Eksekutif Habituasi Najemia mengemukakan, bahwa tahun pertama program berjalan yakni sejak April 2021 dilakukan pendataan kelautan. Sebab data yang ada terbilang minim.
Kemudian dilakukan assesment data kelautan di enam titik yang dipilih untuk menilai kondisi potensi kelautan.
"Hasilnya empat rusak parah, satu rusak ringan dan satu baik. Kabar buruknya adalah pembom ikan itu bukan dari dalam pulau tapi luar pulau setelah setahun ini diamati. Pemerintah desa tidak cukup punya taring untuk mengejar ilegal fhising," ujarnya, Rabu 6 Juli 2022.
Najemia yang kerap disapa Mia menyebut riset awal hanya tiga bulan, sementara data setahun diperoleh dari pemerintah setempat. Hanya saja, data terakhir itu tidak pernah diperbaharui sementara tangkapan nelayan kian menurun. Sehingga ekonomi semakin kurang.
Pada pelaksanaan riset, penentuan status titik laut di pulau melalui penyelaman hutan bakau dan beberapa titik ikan skala kecil.
Program lima tahun ini direncanakan untuk pemberdayaan satu desa satu tempat. Pada wilayah ini akan ada strategi kebencanaan, solusi ramah lingkungan dan mata pencaharian terhadap krisis iklim.
"Tahun pertama ini kami baru pendataan, baru mau melihat siapa orang yang punya kompetensi organisasi, baik itu pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. Kita mau outputnya terukur, supaya mudah dilakukan di daerah lain," kata Mia menguraikan.
Baca Juga: Gunung Berapi Tonga Pecahkan Rekor Menghasilkan Gelombang Atmosfer Tercepat
Hanya saja, Mia menilai belum melihat ada peran aktif dari pemerintah terhadap hal-hal baik yang dibawa oleh NGO, padahal pemerintah dianggap memiliki SDM maupun anggaran untuk mengadopsi kegiatan NGO di berbagai wilayah kabupaten. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun
-
Penantian 1 Tahun Berbuah Manis, Jurnal Al-Daulah UIN Alauddin Tembus Scopus
-
Ketika Warga Desa Harapan Tergusur Demi Proyek Strategis Nasional, Apa yang Terjadi?
-
Kalau Nanti Di-bully Lagi Bagaimana? Tidak Akan Ada Mau Berteman dengan Saya
-
Balita Tewas Ditabrak Mobil Perwira Polisi di Bone