SuaraSulsel.id - Ketua Serikat Sopir Indonesia (SSI) Jawa Timur Siswoyo menyampaikan keluh kesah para sopir truk. Setiap hari harus berjuang mencari nafkah di jalan raya.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, Siswoyo mengatakan pekerjaan seorang sopir sangat dilema. Karena tidak bisa menolak perintah pemilik kendaraan atau pemilik usaha.
"Pemilik kendaraan tak mau tahu risiko yang akan terjadi di jalanan. Yang penting kami harus mengantar penumpang atau barang sampai tujuan dengan kondisi kendaraan layak atau tak layak. Sedangkan upah yang kami pegang tidak sesuai dengan nilai keselamatan yang harus kami tanggung,” ungkapnya di Surabaya, Rabu (22/6/2022).
Pria asal Malang ini mengatakan, jika ada kecelakaan yang menimpa sopir terhadap penumpang atau barang yang dibawanya, tentunya sopir selalu menjadi tersangka.
Sopir yang gajinya kecil selalu menanggungg biaya kerugian. Jika terjadi kerusakan kendaraan atau barang yang dibawa hilang.
"Kami kalau ada kecelakaan jika luka-luka dirawat di rumah sakit. Namun setelah sembuh sudah ditetapkan jadi tersangka. Ini tentunya sangat menyedihkan sekali, dimana dengan upah tak sesuai yang harus menafkahi keluarga dan juga harus berurusan dengan hukum,” jelasnya.
Oleh sebab itu, kata Siswoyo, pihaknya berharap adanya aturan atau payung hukum. Agar ada perlindungan hukum bagi sopir yang menjalankan tugasnya di jalan raya.
Sekretaris Dinas Perhubungan Jawa Timur, Padelan, mengatakan akan segera menyampaikan keluhan tersebut ke Gubernur Jawa Timur.
“Tentunya kalau membuat Perda prosesnya lama di Legislatif. Cukup ada Pergub untuk menjadi payung hukum bagi keselamatan sopir,” katanya.
Sering menjadi tersangka ketika terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) para sopir di Jawa Timur berharap ada perlindungan hukum untuk mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8