SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Palu dilibatkan dalam survei sesar aktif yang memicu gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat.
"BMKG Geofisika Palu diperintahkan oleh BMKG Pusat untuk turun langsung mengecek dan melakukan survei," jelas Pengamat BMKG stasiun Geofisika Palu Cholid, ditemui di Palu, Senin 13 Juni 2022.
Cholid mengatakan tim BMKG Stasiun Geofisika Palu sudah melakukan survei langsung dan mengambil data-data di Mamuju.
"Data-data sudah kami kumpulkan, tinggal pengolahannya," sebutnya.
Survei dan penelitian sesar aktif di laut Mamuju dilakukan BMKG pusat bersama BMKG stasiun Geofisika Palu dan Gowa, serta Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika wilayah IV Makassar.
"BMKG Geofisika Palu turun melakukan survei makrozonasi dan mikrozonasi. Datanya sudah diambil tinggal proses pengolahannya," terangnya.
Menurut Cholid, sesar aktif yang memicu gempa di Mamuju sulit dideteksi seperti sesar Palu Koro yang panjangnya sudah terukur.
"Sesar di bawah laut sulit diukur panjangnya. Sesar ini agak sulit dideteksi," kata Cholid.
Selain melakukan survei tersebut, pihak BMKG melakukan penelitian berdasarkan histori kegempaan yang terjadi di daerah tersebut.
Baca Juga: Hujan Deras, Rumah Warga Mamuju Tertimpa Longsor
"Gempa bumi ini biasanya berulang, makanya kita lihat dari histori itu. Hasil survei kami nanti akan disiarkan oleh tim BMKG untuk diketahui masyarakat," demikian Cholid. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN