SuaraSulsel.id - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Selatan menyatakan resmi menutup operasi SAR pencarian sisa korban KM Ladang Pertiwi 2 yang tenggelam di Selat Makassar.
"Maka dengan berat hati Operasi SAR kecelakaan KLM Ladang Pertiwi 2 tenggelam di Perairan Pulau Pemantauan Liukang Kalmas, Pangkep dinyatakan ditutup pada hari ke-10, tanggal 6 Juni 2022," ujar Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi saat jumpa pers di Posko Induk, Pelabuhan Paotere, Makassar, Senin 6 Juni 2022.
Dari hasil operasi SAR yang berlangsung tujuh hari, kemudian diperpanjang tiga hari, total 10 hari, dilaksanakan dengan semaksimal mungkin, korban dinyatakan selamat 31 orang, empat orang meninggal dunia, dan 15 orang tidak ditemukan atau dinyatakan hilang dengan jumlah total penumpang kapal 50 orang.
Namun demikian, dari hasil identifikasi tim DVI Polda Sulsel di Rumah Sakit Bayangkaran kepada empat orang korban meninggal dunia, tiga di antaranya telah teridentifikasi dan satu jenazah masih dalam tahap identifikasi tim DVI Polda Sulsel di rumah sakit setempat.
Meski demikian, kepada keluarga korban, disampaikan bahwa meskipun hari ini sudah ditutup, namun selama tiga hari ke depan tetap dilakukan pemantauan oleh Basarnas Sulsel berkoordinasi dengan VTS Makassar, agar menyampaikan kepada kapal yang melintas di perairan Pamantauang untuk melaporkan apabila menemukan tanda keberadaan korban.
Djunaidi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, Kapolri dalam hal ini diwakili Kapolda Sulsel beserta Direktorat Polairud, Panglima TNI diwakili Kodam XIV Hasanuddin, Komando Operasi Udara II Lanud Hasanuddin, Dan Lantamal VI Makasar, Kepala Bakamla RI, Kesyahbandaran Utama Makassar dan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
Selain itu, Djunaidi juga menyampaikan terima kasih kepada tim DVI Polda Sulsel yang telah membantu proses identifikasi korban serta seluruh potensi SAR, BPBD Sulsel, BPBD Pangkep dan organisasi SAR yang telah meluangkan waktunya ikut melaksanakan pencarian di Pelabuhan Paotere ini.
"Kami mewakili tim SAR menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban yang dinyatakan meninggal dunia dan hilang atas tenggelamnya KLM Ladang Pertiwi 2. Semoga keluarga diberikan kesabaran dalam menghadapi kondisi ini," tuturnya
"Kami sampaikan bahwa upaya yang dilakukan oleh Basarnas bersama tim SAR Gabungan sudah sangat maksimal bekerja sejak diterimanya laporan kejadian hingga diperpanjang sampai hari ke-10," ucapnya menambahkan.
Baca Juga: Tim DVI Polda Sulsel Kembali Identifikasi Satu Korban KM Ladang Pertiwi
Proses pencarian melibatkan Kapal KN SAR Kamajaya 104 Basarnas, KRI Hasanuddin 366 TNI AL, KRI Malahayati 326 TNI AL, KRI Mandau 621 TNI AL, KRI Pulau Rapat 721 TNI AL, KNP 3590 Syahbadar Makassar, KN Singa Laut dan KN Kuda Laut Bakamla, KP Belibis 507 Polair, KN Granting KPLP serta kapal nelayan yang melintas di pulau Pamantauang. Helikopter Jelly Bell 429 Polairud, Heli Puma TNI AU, Pesawat TNI AL U6207 serta pesawat ATR KKP. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan
-
Resmi Dibuka! Ini Panduan Lengkap dan Jadwal SPMB Makassar 2026, Wajib Tahu Agar Tidak Terlewat
-
Cara Mudah Daftar Haji Lewat Pegadaian, Bisa Gunakan Jaminan Emas
-
Haji Reguler vs Haji Plus: Mana Lebih Baik untuk Kamu? Cek Perbandingannya di Sini
-
Anak SD Korban Kekerasan Seksual Oknum TNI Alami Trauma Berat: Menangis Histeris