SuaraSulsel.id - Andi Heriyati (50 tahun), Guru SMA Negeri 8 Bone, tak bisa menahan air matanya, saat menerima SK sebagai Guru PPPK, yang diserahkan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, 17 Mei 2022.
Heriyati telah mengabdi selama 21 tahun, dan berulang kali mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), namun tak pernah lulus.
"Di tengah suka duka sebagai abdi negara, saya tidak pernah berkeluh kesah. Jarak rumah dengan sekolah, luar biasa. Tetapi saya mensyukuri, karena saya diberikan kesempatan sebagai guru honorer di SMA Negeri 8 Bone," ucap Heriyati.
Heriyati mengaku tidak pernah berputus asa. Tahun 2021, ia mengikuti seleksi PPPK dengan persaingan yang sangat ketat, dan berhasil lulus.
"Alhamdulillah, di sekolah yang saya daftar, saya mendapatkan nilai tertinggi, 783," tuturnya.
Ia mengaku, selama menjadi honorer, penghasilan yang diperoleh jauh dari ukuran sejahtera. Namun ia tidak putus asa, dan tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah provinsi, khususnya kepada Bapak Gubernur," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah
-
Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI
-
Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri