SuaraSulsel.id - Anggota DPR RI Yan Permenas Mandenas mengakui hingga kini belum ada pembahasan terkait daerah otonomi baru (DOB) di Papua Barat.
"Memang hingga kini belum ada wacana untuk membahas DOB di Papua Barat. Papua Barat sendiri merupakan pecahan dari Papua yang saat itu menjadi satu-satunya provinsi yang dipecah karena sebelumnya diagendakan bersama Provinsi Papua Tengah," katanya kepada ANTARA, Minggu 15 Mei 2022.
Namun Papua Barat yang ibu kotanya Manokwari itu lolos dan menjadi provinsi terpisah dari Papua, sedangkan Papua Tengah yang ibu kotanya di Timika ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan, katanya.
Yan melalui telepon selularnya mengakui DPR RI sudah menerima aspirasi masyarakat di Papua yang mendukung DOB.
ia mengatakan dukungan masyarakat itu diberikan karena menyadari akan pentingnya DOB guna memperpendek rentang kendali sehingga masyarakat diharapkan semakin sejahtera.
Saat ini Papua memiliki 29 kabupaten dan kota dengan geografi yang membutuhkan penanganan khusus karena banyak daerah letaknya berada di pegunungan yang sulit dijangkau.
Karena itu, katanya, bila dimekarkan menjadi beberapa provinsi maka akan memudahkan untuk pelayanan kepada masyarakat sehingga diharapkan kesejahteraannya meningkat
Ketika ditanya tentang aksi demo penolakan DOB, Yan Mandenas mensinyalir aksi itu ada yang memfasilitasi karena tidak mungkin ada demonstrasi tanpa sponsor.
"Sejak saya masih menjadi aktivis di Universitas Cenderawasih, Abepura, Jayapura, aksi demo mahasiswa banyak yang tidak murni karena didomplengi kepentingan tertentu," ungkap Mandenas. (Antara)
Berita Terkait
-
Pertamina Hadir untuk Masyarakat Aimas Sorong Papua Barat Lewat Sobat Aksi Ramadan 2025
-
Wamendagri Ribka Hadiri RDP dengan Komisi II DPR RI, Paparkan Perkembangan 4 DOB Papua
-
Wamendagri Ajak Seluruh Stakeholder Berkolaborasi Dukung Program Papua Sehat, Cerdas, dan Produktif
-
Baru Saja! Gempa Magnitudo 3,6 di Papua Barat
-
Komnas HAM: DOB Papua Rentan Konflik, Dialog Jadi Kunci
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka