SuaraSulsel.id - Banjir melanda Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Sabtu akibat luapan Sungai Tindaki setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
"Curah hujan yang tinggi mulai pukul 11.00 WITA menyebabkan Sungai Tindaki meluap karena tidak mampu nampung semua debit air hujan dan menggenangi pemukiman dan lahan persawahan warga Desa Tanalanto dengan ketinggian air sekitar 30 centimeter," kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng Andi Sembiring dihubungi di Palu, Sabtu malam, 14 Mei 2022.
Ia menyebut 80 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir. 80 KK tersebut tersebar di sejumlah dusun meliputi 14 KK di dusun IV, 50 KK di dusun V dan 20 KK di dusun VI.
Beruntung, kata Andi, tidak ada korban jiwa karena peristiwa itu dan warga yang terdampak memilih bertahan di rumahnya hingga banjir surut.
"Kebutuhan mendesak saat ini yakni melakukan normalisasi Sungai Tindaki agar air tidak terus meluap,"ujarnya.
Saat ini BPBD Provinsi Sulteng dan BPBD Kabupaten Parigi Moutong terus melakukan pendataan terhadap infrastruktur maupun sarana dan prasarana yang terdampak banjir.
Ia mengimbau warga Desa Tanalanto tetap waspada untuk mengantisipasi bencana serupa yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Kami terus berkoordinasi dengan aparat Pemerintah Desa Tanalanto untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar akibat banjir yang terjadi," tambahnya. (Antara)
Baca Juga: Banjir Landa 2 Kecamatan di Gayo Lues
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan