SuaraSulsel.id - Festival Kota Tua Majene Provinsi Sulawesi Barat tahun 2022 menampilkan ragam budaya Mandar dan kuliner khas daerah itu.
Bupati Majene Andi Achmad Syukri mengatakan, Festival Kota Tua Majene tersebut masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).
"Kami merasa bangga karena pelaksanaan Festival Kota Tua Majene ini masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN)," kata Andi Achmad Syukri, Rabu 11 Mei 2022.
Festival Kota Tua Majene tahun 2022 secara resmi dibuka pada Selasa (10/5), namun pada pelaksanaannya, sejumlah kegiatan telah berjalan sejak 7 Mei 2022 seperti lomba "Lepa-Lepa" atau perahu dayung serta "street music" yang digelar di Taman Kota Kabupaten Majene.
Pada puncak acara sekaligus pembukaan juga digelar festival kuliner tempoe doloe, pameran UMKM dan ekonomi kreatif, pameran benda pusaka keris, foto tua yang berlangsung di pelataran Boyang Assamalewuang.
Pada pelaksanaan Festival Kota Tua Majene juga dilaksanakan gowes dengan rute dari Boyang Assamalewuang Majene menuju Taman Budaya Buttu Cipping di Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
Bupati mengatakan, pelaksanaan Festival Kota Tua Majene mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf, sebagai salah satu upaya membangkitkan sektor pariwisata di masa pandemi.
"Ini telah kedua kalinya masuk dalam even nasional. Kami sangat bangga, semoga ke depan tetap mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf, yang akan membangkitkan dan menggairahkan sektor pariwisata di Majene," ujar Andi Achmad Syukri. (Antara)
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat, Kamis 12 Mei 2022: Umumnya Cerah dan Berawan di Pagi Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan