SuaraSulsel.id - Banjir melanda Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Kamis sekitar pukul 02.00 Wita tepatnya di Desa Amporiwo Kecamatan Pamona Tenggara akibat luapan air sungai setelah hujan deras mengguyur daerah itu.
"Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan Sungai Amporiwo meluap karena tidak mampu menampung semua debit air hujan sehingga menyebabkan Desa Amporiwo dilanda banjir," kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng Andi Sembiring dihubungi di Palu, Kamis 12 Mei 2022.
Ia mengatakan ketinggian air yang menggenangi rumah warga mencapai 50 centimeter. Selain rumah warga, banjir juga menggenang kandang ternak, lahan perkebunan dan ruas jalan sepanjang Desa Weyura - Desa Amporiwo.
Hingga saat ini, sedikitnya sembilan rumah warga yang terdata terdampak banjir. Belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut dan warga memilih tidak mengungsi dan bertahan di rumahnya hingga air surut.
"Kebutuhan mendesak saat ini adalah melakukan normaliasai Sungai Amporiwo dan membuat bronjong di sepanjang sungai agar saat hujan deras kembali mengguyur, air tidak meluap ke pemukiman penduduk," ujarnya.
Andi mengatakan saat ini BPBD Provinsi Sulteng dan BPBD Kabupaten Poso masih melakukan pendataan terhadap infrastruktur maupun sarana dan prasarana yang terdampak banjir.
Ia mengimbau warga Desa Amporiwo tetap waspada dan selalu siap siaga mengantisipasi bencana serupa yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Sampai sekarang belum ada laporan korban jiwa. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Poso untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar akibat banjir yang terjadi," tambahnya. (Antara)
Baca Juga: Tangerang Hujan Deras dan Banjir, Pohon Tumbang di Beberapa Wilayah
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring