SuaraSulsel.id - Fara Fauziah, salah satu pedagang di Kota Makassar mengeluh. Paketnya seharga Rp20 juta hilang saat dikirim dari Jakarta.
Fara mengirim paket tersebut lewat ekspedisi Lion Parcel. Pengiriman dilakukan pada tanggal 30 Maret 2022.
Ada delapan paket yang dikirim Fara. Isinya pakaian dan mukenah. Rencananya paket tersebut bakal dikirim ke Kolaka, Sulawesi Tenggara.
"Paket itu tiba di Makassar pada 1 April. Transit dulu di gudang Makassar selama sehari," kata Fara kepada SuaraSulsel.id, Sabtu, 9 April 2022.
Keesokan harinya, paket itu dikirim ke Kolaka. Sementara pengiriman diterima pada tanggal 5 April 2022.
Namun ternyata hanya ada tujuh paket yang sampai di pelanggan. Satu paket yang berisi mukenah seharga Rp20 juta tidak ada.
"Satu karung itu isi mukenah senilai Rp20 juta. Kami terima tanggal 5 April itu hanya 7 karung," ujarnya.
Fara mengaku sudah mengajukan komplain ke pihak Lion Parcel di Makassar. Namun tak ada solusi.
Fara juga sempat meminta rekaman CCTV saat paket tersebut dikirim. Dari rekaman tersebut, paket itu masih lengkap saat dikirim. Ada delapan karung.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Aktivitas Pengiriman Paket di Kantor Pos Kota Solo Mulai Meningkat
"Makanya saya heran kenapa sampai di Kolaka sisa tujuh. Sementara pihak Lion Parcel tidak mau tanggung jawab," keluhnya.
Lion Parsel, kata Fara, hanya mau mengganti Rp2 juta atas kehilangan tersebut. Farah mengaku jelas tidak mau menerima sebab tak sebanding dengan kerugiannya.
Ia pun bakal melaporkan kasus ini ke kepolisian karena pihak Lion Parcel angkat tangan. Apalagi, kata Fara, beberapa pengguna jasa lain juga mengalami hal yang sama.
Paket mereka hilang saat dikirim selama bulan ramadan.
"Saya tidak mau tandatangan karena hanya Rp2 juta dia mau kasih kompensasi. Sementara ongkos kirim paket itu saya bayar Rp6 juta semuanya, ditambah harga barang Rp20 juta. Tidak hanya saya, beberapa customer lain juga lapor banyak yang hilang barangnya selama bulan puasa," tegasnya.
Pihak Lion Parcel di Makassar yang dikonfirmasi juga enggan menanggapi. Panggilan telepon yang dilayangkan selalu ditolak. Begitupun dengan pesan singkat yang dikirim, hanya dibaca.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital
-
Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah
-
Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas