SuaraSulsel.id - Sekarang umat Islam di seluruh Indonesia, bahkan dunia, sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Nah, salah satu ibadah yang ditunggu-tunggu dalam puasa Ramadhan adalah buka puasa.
Biasanya, akan ada banyak suguhan menu makanan dan minuman saat buka puasa ini. Namun, ternyata secara medis ada pilihan minuman terbaik yang harus dikonsumsi pertama kali saat buka puasa ini.
Menurut Staf Divisi Endokrin, Metabolik, dan Diabetes Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM)-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr. Syahidatul Wafa, air putih sangat baik dikonsumsi pertama kali saat buka puasa.
Hal ini sampaikannya terutama bagi para penderita diabetes. "Intinya saat berbuka puasa tentu yang lebih baik minum air putih," katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (08/04/2022).
Mengutip Healthline, air putih menjadi standar emas dalam hal menjaga tubuh tetap terhidrasi usai berpuasa selama 13-14 jam.
Lalu, bila Anda ingin mengonsumsi makanan manis, maka sebaiknya batasi asupannya terutama yang mengandung kadar gula tinggi.
"Sekarang sudah banyak produk yang bebas gula seperti sirup bebas gula bahkan topping kental manis juga ada bebas gula. Jadi kita bisa lebih smart memilih produk makanan yang masuk ke tubuh," tutur Wafa.
Dari sisi porsi makanan utama, sebaiknya pilih yang sedang dan cukup untuk mencegah makan berlebihan. Anda juga disarankan mengonsumsi camilan sehat di antara waktu berbuka puasa dan sahur semisal buah, sayur dan kue bebas gula.
Terkait gorengan, Wafa menyarankan Anda membatasi asupannya, karena cenderung tinggi lemak dan garam.
"Gorengan memang enak tetapi tidak bagus, sehingga bahaya untuk tubuh kita. Jadi, batasi asupan makanan yang tinggi lemak seperti gorengan dan termasuk asupan garam," ujar Wafa.
Baca Juga: Resep Es Melon Yakult, Dingin dan Menyegarkan untuk Minuman Berbuka Puasa
Asupan makanan tinggi garam juga banyak ditemukan pada makanan olahan. Oleh karena itu, Wafa mengingatkan Anda cermat memilih produk makanan yang juga Anda santap setiap hari seperti kecap dan saus.
"Kecap, saus karena biasanya tinggi garam. Pilih produk-produk yang rendah garam, bahkan untuk produk yang kita gunakan sehari-hari," demikian katanya. ANTARA
Tag
Berita Terkait
-
Resep Es Melon Yakult, Dingin dan Menyegarkan untuk Minuman Berbuka Puasa
-
7 Buah yang Bagus Dikonsumsi untuk Buka Puasa, Bisa Kembalikan Cairan Tubuh!
-
Resep Tahu Walik Crispy di Luar Lembut di Dalam Cocok untuk Menu Buka Puasa Bareng Keluarga
-
Jadwal Imsak, Salat dan Berbuka Puasa Kota Metro Hari Ini, Jumat 8 April 2022
-
Jadwal Imsak, Salat dan Buka Puasa Kota Bandar Lampung Hari Ini, Jumat 8 April 2022
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan
-
Google Maps Rilis Citra Satelit Terbaru: Jalur Gaza Berubah Jadi Lautan Puing
-
Ferdy Sambo Akan Hadiri Pemakaman Ibunda di Sulawesi? Ini Penjelasan Keluarga
-
Laboratorium Temukan Bakteri Berbahaya di Potongan Buah Naga Menu MBG
-
Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri