SuaraSulsel.id - Kepala Polrestabes Makassar Komisaris Besar Polisi Budhi Haryanto, menegaskan, akan segera mengungkap kasus dugaan penembakan. Terhadap korban almarhum Najamuddin Sewang, Pegawai Dinas Perhubungan Makassar, yang terjadi pada Minggu 3 April 2022.
"Masih jalan ya, (penyelidikan). Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan terungkap," ucap Budhi di Makassar, Selasa 5 April 2022.
Sejauh ini polisi terus menyelidiki dengan mengumpulkan bukti-bukti, rekaman CCTV, dan saksi-saksi. Untuk mengungkap modus serta motif penembakan itu terhadap korban.
Selain itu, kasus ini telah menjadi perhatian khusus. Sehingga diturunkan tim gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel. Agar segera mengungkap siapa pelakunya.
Dari informasi diterima, polisi telah mengambil beberapa orang untuk diminta keterangan. Berdasarkan rekaman video CCTV, namun belum disimpulkan statusnya.
Sebelumnya, Najamuddin Sewang yang bekerja sebagai petugas Dinas Perhubungan Makassar, ditembak orang tidak dikenal di Jalan Danau Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar. Peristiwa sekitar pukul 11.00 WITA, Minggu 3 April 2022.
Dari rekaman CCTV yang beredar, pria berusia 33 tahun ini terlihat menepikan kendaraannya. Lalu terjatuh perlahan dari motor dan tidak sadarkan diri.
Pihak keluarga dan istri korban sempat membawanya ke Rumah Sakit Siloam yang berdekatan dengan lokasi kejadian. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Pihak keluarga melalui Juni Sewang, kakak kandung korban, awalnya mengira terkena serangan jantung. Tapi saat bajunya dibuka di rumah duka, terlihat luka lubang mirip peluru pada bagian ketiak kiri. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke polisi, untuk dilakukan tindakan autopsi.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini Kota Makassar dan Sekitarnya, Selasa 5 April 2022
Hasil analisanya, sebagai orang awam video CCTV yang diperoleh, adik bungsunya seperti dibuntuti orang tidak dikenal. Diduga sudah terencana.
Bahkan saat korban meninggal di lokasi kejadian, tidak ada barang yang hilang di dalam tas selempangnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
Terkini
-
JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas
-
Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah
-
Kebakaran Hutan Karst Maros-Pangkep Ancam Lukisan Prasejarah Berusia 45.000 Tahun
-
Bom Perang Dunia Ditemukan di Pinrang
-
Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang