Di atas mihrab terdapat penggalan ayat dari Surat Al-Baqarah : 144, 'Maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram'.
Di bulan ramadan seperti sekarang ini, Masjid Al Markaz memang punya daya tarik tersendiri. Halaman masjidnya dijadikan pasar ramadhan.
Setiap hari ada ribuan orang yang memadati masjid tersebut. Tak sekadar beribadah, namun juga berwisata religi.
"Seperti mengadakan lomba tadaruzan bagi remaja dan Majelis Ta'lim. Alhamdulillah, tahun ini lebih ramai dibanding dua tahun terakhir karena pandemi," ujarnya.
Kata Mawardi, tahun 2015 lalu nama masjid kemudian diubah menjadi Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M.Jusuf. Namanya disematkan sebagai bentuk penghargaan kepada sang jenderal.
"Pengurus masjid memasukkan namanya sebagai ungkapan terima kasih saat beliau meninggal tahun 2004," tukasnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan
-
Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa
-
Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar