SuaraSulsel.id - Mabes TNI Angkatan Udara membangun fasilitas pangkalan udara (Lanud) Sorong, Papua Barat. Dalam rangka mendukung tugas pokok menjaga kedaulatan negara di udara wilayah Timur Indonesia.
"Fasilitas satuan Lanud Sorong segera dimulai pembangunnya pada tahun ini (Tahun Anggaran 2022)," ungkap Panglima Komando Operasi Udara III Marsekal Muda TNI Samsul Rizal menjawab ANTARA seusai membuka Rakernis Koopsud III di Biak, Rabu 16 Maret 2022.
Marsda Samsul menambahkan, selain Lanud Sorong, pihaknya juga akan membangun Lanud Manokwari di ibukota Provinsi Papua Barat.
"Serta satuan Skuadron udara helikopter dan satuan radar di wilayah pangkalan udara Silas Papare Jayapura," ujar peraih Adhi Makayasa AAU 1990 itu.
Disebutkan Marsda Samsul, sesuai dengan rencara strategis TNI kedepan wilayah Koopsud III juga akan dibentuk satuan TNI terintegrasi di wilayah Moratai dan Saumlaki
Diakui Marsda Samsul, dengan adanya satuan baru di wilayah Koopsud III makin menunjang optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
"Serta satuan Lanud baru dibentuk akan mendukung tugas-tugas operasi udara dalam rangka penegakkan kedaulatan negara di udara," ungkapnya.
Berdasarkan data wilayah Provinsi Papua Barat awalnya bernama Irian Jaya Barat, berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999 tanggal 4 Oktober 1999 hingga 2022 belum satupun kabupaten/kota memiliki pangkalan udara. (Antara)
Baca Juga: Jet Tempur Taiwan Jatuh, Kecelakaan Kedua Dalam Tiga Bulan Terakhir
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?