SuaraSulsel.id - Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Tengah resmi menandatangani kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Palu. Untuk pemberdayaan ekonomi masjid.
Kerja sama itu ditandatangani langsung oleh Ketum DMI Sulteng H Ahmad M Ali bersama Area Manager BSI Palu Wawan Purwanto, disaksikan oleh Ketum PP DMI Jusuf Kalla, Wakil Gubernur Sulteng Ma'mun Amir, berlangsung di sela-sela acara pelantikan pengurus PW DMI Sulteng periode 2022 - 2027, di Halaman Masjid Baiturrahim, Kota Palu, Minggu 6 Maret 2022.
DMI Sulteng dan BSI Area Palu juga kerja sama dalam pemanfaatan dan penggunaan produk/jasa BSI, dalam rangka pengembangan pengelolaan dan manajemen keuangan masjid, meliputi pengelolaan dana infaq, sedekah dan dana zakat yang dikelola masing-masing masjid.
Ketua Umum PW DMI Sulteng Ahmad M Ali mengatakan DMI Sulteng ke depan menjadikan masjid sebagai tempat untuk membangun peradaban baru, salah satunya berfungsi sebagai penangkal liberalisasi ekonomi.
Ahmad M Ali menilai masjid memiliki banyak peran dan fungsi, yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, seperti shalat, tetapi juga untuk memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan umat.
Maka, DMI Sulteng, kata Ahmad Ali, harus mampu mengembangkan fungsi masjid sebagai sentral pemberdayaan ekonomi keumatan, yang tujuannya antara lain untuk mengembangkan ekonomi umat.
DMI ke depan akan mulai mendeteksi masjid-masjid di wilayah Provinsi Sulteng, yang potensial untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi umat.
"Kita akan melihat masjid-masjid yang potensial, salah satunya yang halamannya luas, akan kita fasilitasi dengan tempat usaha seperti minimarket dan segalanya," ujarnya.
Untuk optimalisasi gagasan itu, Ahmad Ali menegaskan maka DMI harus memiliki program-program produktif, yang spesifik mengarah pada pemberdayaan umat dan pengembangan fungsi masjid.
Selain bekerja sama dengan BSI, DMI Sulteng resmi menandatangani kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulteng. Kerja sama dua lembaga itu, untuk mengoptimalkan donor darah berbasis masjid. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela
-
Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari