SuaraSulsel.id - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan menyebut pemerintah gelontorkan anggaran sebesar Rp1,65 miliar untuk membantu petani dalam budidaya kedelai di beberapa daerah di Sulsel.
Kepala Kantor Wilayah DJPb Sulsel Syaiful di Makassarvmengatakan, khusus di Sulsel pemerintah telah menetapkan lima kabupaten untuk pengembangan budidaya kedelai.
"Melambungnya harga kedelai juga menjadi permasalahan tersendiri, tetapi pemerintah akan berupaya dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri," ujarnya, Sabtu 27 Februari 2022.
Syaiful mengatakan, gelontoran anggaran kepada para petani untuk membantu dalam pembinaan dan peningkatan produksi kedelai dalam negeri.
Budidaya kedelai di Sulawesi Selatan akan difokuskan di lima kabupaten yakni Kabupaten Jeneponto, Bulukumba, Maros, Pangkajene Kepulauan (Pangkep) dan Pinrang.
Melalui Kementerian Pertanian, bantuan pembinaan untuk petani kedelai diharapkan mampu meningkatkan produksi kedelai dalam negeri.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagesl) Nugroho Wahyu Widodo menyebut jika periode Januari 2022, para pengusaha banyak melakukan ekspor minyak sawit mentah atau CPO.
"CPO banyak diekspor karena harganya sangat tinggi dan pengusaha lebih suka jual CPO keluar negeri," ujar Nugroho Wahyu Widodo.
Ia mengatakan, kelangkaan minyak goreng juga karena umumnya pengusaha sawit banyak melakukan ekspor CPO keluar negeri karena memang harganya tinggi.
Baca Juga: Harga Tahu Tempe di Tangerang Selatan Kembali Normal
Nugroho menjelaskan, CPO termasuk salah satu komoditas yang diberikan bea keluar dan kontribusinya terhadap negara pada di bidang kepabeanan dan cukai itu cukup besar.
Meski tidak merincikan, dirinya tetap menyebut jika penerimaan pada bea keluar sudah mampu mengumpulkan Rp5,67 miliar atau sekitar 89,86 persen dari target Rp6,31 miliar.
"Kalau untuk bea keluar ini sudah cukup banyak dan umumnya itu adalah penerimaan dari CPO. Kalau secara persentase sudah 89,86 persen dari target Rp6,31 miliar," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan
-
Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter
-
Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari
-
Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
-
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya