Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Selasa, 22 Februari 2022 | 11:28 WIB
Ilustrasi: Pengisian minyak goreng ke dalam jeriken dari tangki di penyuplai, Jalan Bantul, Pugeran, Kota Jogja, Jumat (7/1/2022). (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

"Bagaimana jika keluarga mereka mengalami hal serupa pada saat kesusahan? Saya sangat geram dan mengutuk hal tersebut," ujarnya.

Andi Rio meminta Pemerintah dan Satgas Pangan Polri serius dalam menangani kelangkaan minyak goreng yang menjadi salah satu kebutuhan krusial masyarakat.

"Jangan sampai kelangkaan minyak goreng berkepanjangan dan membuat sulit masyarakat," katanya menegaskan.

Pemerintah dan pemangku kepentingan terkait, kata dia, harus memberikan sebuah solusi, jangan sampai ada korban jiwa demi mendapatkan minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Program DMO, Dua Produsen dan 20 Distributor di Sumsel Terima Alokasi 26 Juta Liter Minyak Goreng

Sebelumnya, Satgas Pangan Polri menemukan dugaan tindak pidana penimbunan dan penyelewengan distribusi minyak goreng oleh pelaku usaha yang terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi Selatan. (Antara)

Load More