SuaraSulsel.id - Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (LH) Muna, La Ode Syukur Akbar terseret kasus dugaan suap pengajuan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tahun 202. Kasus itu kini tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Banyak kalangan tak menyangka Syukur bisa terjerat bersama eks Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Mohamad Ardian Noervianto dan Bupati Koltim non aktif, Andi Merya Nur.
Ia pun kini sudah ditahan KPK di Rutan Pomdam Jaya Guntur, Jakarta.
"Kita hanya bisa mendoakan agar Pak Kadis bisa melalui cobaan itu," kata Hadait Imbu, Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Sabtu (29/1/2022) seperti dikutip telisik.id - Jaringan Suara.com.
Syukur diketahui jebolan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) tahun 2001. Di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, Syukur merupakan pejabat termuda.
Karir pria yang dikenal ramah itu cukup bersinar di dunia birokrasi. Jenjang jabatan dilaluinya dengan baik. Diawali sebagai lurah Mangga Kuning, Kecamatan Katobu, Camat Watoputeh, Kabid di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Sekretaris Dispora, Plt Kadispora dan terakhir Kadis Lingkungan Hidup.
Baru sekitar kurang lebih empat tahun Syukur jadi kadis. Dia merupakan kadis termuda.
"Baru sekitar kurang lebih empat tahun Pak Syukur jadi kadis. Kita sama-sama dilantik tahun 2019. Dia merupakan kadis termuda," kata Amiruddin Ako, Kadis Pariwisata Muna.
Berita Terkait
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan
-
KPK Telusuri Pengumpulan Uang dari Calon Perangkat Desa Terkait Dugaan Pemerasan Pengisian Jabatan
-
Tanggapi Pernyataan Noel Soal Purbaya Bakal 'Di-Noel-kan', Ketua KPK: Kita Tak Pernah Target Ini Itu
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Memasuki Babak Baru, Ini 5 Fakta Kasus Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi
-
5 Fakta Kasus Dugaan Penipuan Putri Dakka: Dari Skema Umrah hingga 'Serang Balik' Polisi
-
Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp935 Miliar untuk Pembangunan Luwu Raya di APBD 2025
-
Golkar Sultra Pasang Badan: Polri Harus Tetap di Bawah Komando Presiden!
-
Putri Dakka Bantah Jadi Tersangka, Akan Laporkan Penyidik ke Propam