SuaraSulsel.id - Dafar harta presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi, siapa paling kaya? Indonesia sudah dipimpin 7 orang presiden. Hanya saja memang Tidak ada data kekayaan resmi dari presiden pertama Soekarno hingga presiden ketujuh Joko Widodo. Ini hanya perkiraan saja.
Berdasarkan perincian yang dikutip dari berbagai sumber berikut kekayaan Susilo Bambang Yudhoyono presiden keenam Indonesia mencapai lebih dari Rp6,8 triliun. Lalu yang lain bagaimana?
Beriku ulasan daftar harta presiden Indonesia:
1. Soekarno
Presiden pertama sekaligus proklamator kemerdekaan Indonesia ini dikabarkan mencapai 57.000 ton emas dari Amerika.
Sebuah surat kabar Austria bahkan pernah memuat klaim bahwa kekayaan Soekarno mencapai 180 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp22 triliun yang disimpan di Union Bank of Switzerland (UBS).
2. Soeharto
Presiden yang dikenal dengan sebutan Pak Harto ini juga merupakan sosok yang kaya. The Washington Post pernah menerbitkan liputan soal kekayaan Soeharto pada 1998.
Diakses di situs resminya, liputan itu menyebutkan jika kekayaan bersih Soeharto saat itu adalah 16 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp224 triliun, sedangkan kekayaan bersama keluarga mencapai 30 miliar dolar Amerika atau Rp52 triliun.
Baca Juga: PPP: Kepala Otorita IKN Tidak Harus Ahok, Presiden Jangan Didikte
Dalam laporan yang sama, Soeharto dikenal selalu hidup sederhana. Dia lebih banyak menghindari Istana Kepresidenan dan memilih tinggal di rumahnya sendiri di Jalan Cendana.
Saat itu Pak Harto tidak pernah berpakaian mewah atau perhiasan mahal. Namun, tetap dilaporkan sebagai salah satu orang terkaya di dunia oleh majalah Forbes.
3. BJ Habibie
BJ Habibie menggantikan jabatan Soeharto setelah reformasi 1998. Presiden yang mengenyam pendidikan pesawat terbang di Jerman ini menurut Fed Intern Economy Review memiliki kekayaan sekitar 60 juta dolar AS atau sekitar Rp815 miliar.
Kekayaan ini berasal dari industri di bidang teknologi seperti latar belakang pendidikannya. Habibie bergelut di bisnis industri pertanian dan perkebunan di Batam.
4. Abdurrahman Wahid
Berita Terkait
-
Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren
-
Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
-
Kekayaan Mineral Indonesia, Potensi Besar untuk Kesejahteraan Bangsa
-
Mendagri Tito Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Tekankan Pentingnya Kekompakan
-
Seskab Teddy Ungkap Arahan-arahan Penting Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda
-
Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan
-
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati
-
Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel
-
Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar di Makassar