SuaraSulsel.id - Unhas mengembangkan tugas riset, pengembangan sains dan teknologi selalu melakukan kegiatan berskala regional, nasional dan internasional. Untuk itu, perlu tempat dan akomodasi yang nyaman bagi unsur akademisi secara khusus dan masyarakat secara umum.
Unhas telah menyelesaikan pembangunan hotel, convention dan training center yang berlokasi di area sekitar danau Unhas.
Hotel berlantai 8 yang dilengkapi 78 kamar berbagai tipe, ballroom berkapasitas 1.000 orang, serta tempat parkir yang luas akan segera difungsikan di triwulan pertama tahun 2022 ini. Pengelolaan hotel akan dilakukan profesional yang menggandeng mitra operator hotel berpengalaman.
Sebagai lembaga pendidikan, suasana belajar yang kondusif menjadi mutlak dipenuhi oleh Unhas. Kualitas pendidikan yang menjadi jaminan atas peran dan kontribusi Unhas pada kemajuan bangsa harus ditopang dengan ketersediaan sarana dan prasarana. Kampus sebagai rumah yang nyaman bagi sivitas akademika perlu dijaga dengan mengedepankan keseimbangan fisik dan non-fisik.
Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah menjelaskan, lingkungan fisik dan suasana sosial diperlukan untuk mendukung kreativitas dan inovasi sebagai adaptasi terhadap perubahan global khususnya di ranah pendidikan.
Produktivitas kerja sivitas akademika kian meningkat. Kika dibarengi dengan penyediaan atmosfer yang tepat untuk mencapai kinerja dan prestasi serta mendapatkan rekognisi nasional dan internasional.
“Kebutuhan yang selalu berubah dan bertumbuh sesuai perkembangan waktu harus terus diadaptasi oleh tata kelola Unhas,” kata Suharman dalam rilisnya, Minggu 16 Januari 2022.
Fasilitas, aset dan infrastruktur kampus tidak mungkin dibangun hanya dengan mengandalkan anggaran dari pemerintah. Penyesuaian anggaran pemerintah, terutama selama masa pandemi, mendorong Unhas untuk mengambil langkah inovatif dalam melengkapi ketersediaan infrastruktur dan fasilitas. Unhas mengoptimalkan jejaring dan mitra strategis.
“Pada tahun 2021, sejumlah fasilitas dibangun dengan alokasi anggaran internal dari hasil usaha Unhas. Selain itu, Unhas juga membangun dan mengembangkan aset yang dimiliki sebagai unit usaha bisnis.” Kata Suharman.
Baca Juga: Profesor Unhas: Disrupsi Digital Sudah Benar-Benar Tiba, Merambah Seluruh Aspek
Selain hotel, juga dilakukan pembenahan berupa renovasi dan pembangunan kembali Gedung Pertemuan Tamarunanga yang terletak di ex-kampus Unhas Sunu. The New Tamarunanga telah digunakan oleh sivitas akademika Unhas dan masyarakat umum.
Fasilitas lain yang dikembangkan adalah Kawasan Tambak Unhas di Desa Bojo Kabupaten Barru. Ini diawali dengan pengoperasian tambak intensif sebanyak dua petak seluas 1 hektar. Juga dikembangkan tambak mini dari kolam terpal bundar sebanyak 10 unit untuk budidaya Ikan Nila dan udang Vannamei supra intensif dengan teknologi biofloc.
Selain itu, sarana aquaponik skala mini yang sekaligus menjadi demplot pengembangan budidaya ikan dan sayuran secara terintegrasi. Pada lokasi ini pula telah dilakukan revitalisasi sarana eduwisata dengan menghadirkan mangrove track yang dilengkapi berbagai spot foto yang instagramable.
“Kawasan Tambak Unhas tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pendapatan Unhas dari sektor pengelolaan aset, namun juga mendukung kegiatan riset dan pembelajaran bagi mahasiswa, penelitian dan masyarakat. Hal ini telah dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi serta siswa kejuruan di kawasan timur Indonesia,” kata Suharman.
Untuk melengkapi sarana kolam renang, telah pula dibangun kiddy pool. Ini akan mendukung fungsi kawasan Unhas semakin lengkap dan banyak aktivitas. Kawasan Unhas sebagai sarana olahraga, seni, budaya, dan rekreasi (space).
Dalam rangka mendukung Unhas sebagai world class university, pada tahun 2021 dikembangkan fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan hunian bagi mahasiswa maupun peneliti asing. Sebanyak 82 kamar yang merupakan bagian dari unit Asrama Mahasiswa (Ramsis) telah dikembangkan fasilitasnya dan disiapkan untuk dapat menjadi dormitori mahasiswa internasional. Penggunaan fasilitas tersebut telah diuji coba pada mahasiswa peserta merdeka belajar yang berasal dari kampus-kampus di Sumatra dan Jawa pada bulan November sampai Desember 2021.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran
-
Resmi Dicopot dari Jabatan Bupati Gowa, Husniah Talenrang Malah Bilang Begini...
-
Kualitas Udara Terus Memburuk, Sekolah di Sulsel Terancam Diliburkan
-
SK Pemberhentian Bupati Gowa di Tangan Gubernur Sulsel, Ini Tahapan Berikutnya
-
Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan