SuaraSulsel.id - Hipertensi atau darah tinggi tidak bisa dianggap remeh. Kondisi ini dapat menempatkan Anda pada risiko yang lebih berbahaya.
Maka dari itu, perlu diketahui bagaimana cara menurunkan darah tinggi dengan cepat dan alami.
Sebagai catatan, tekanan darah tinggi adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Dengan demikian, yang perlu Anda lakukan mengontrol kondisi Anda supaya tidak menjadi lebih buruk.
Berikut beberapa cara menurunkan darah tinggi secara alami yang bisa Anda dilakukan.
1. Kurangi Asupan Garam
Makanan atau camilan bercita rasa asin menjadi favorit banyak orang.
Akan tetapi, pada kenyataannya mengonsumsi garam berlebih dapat memicu tekanan darah tinggi pada tubuh.
Hal ini terjadi karena sifat garam yang mengikat darah sehingga darah menjadi lebih pekat dan jantung harus bekerja lebih keras untuk bisa mengedarkan darah ke seluruh tubuh.
Maka, kurangi konsumsi garam dari sekarang. Batas asupan garam yang normal untuk tubuh yaitu kurang dari 2,3 gram natrium atau 6 gram natrium klorida.
Baca Juga: Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar
2. Konsumsi Makanan Tinggi Potasium
Potasium merupakan salah satu mineral penting yang sangat dibutuhkan tubuh. Memang, mencukupi kebutuhan potasium dapat membantu tubuh untuk mendapatkan kebutuhan sodium dan membantu penurunan tekanan darah hingga ke batas normal.
Beberapa jenis makanan yang kaya akan potasium, antara lain kacang, tuna, salmon, pisang, alpukat, dan yoghurt. Anda bisa mengonsumsi makanan ini sebagai camilan atau makanan pendamping dalam menu sehari-hari.
3. Konsumsi Bawah Putih
Bawang putih dikenal mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Menurut studi Pharmacognosy Review, disebutkan bahwa bawang putih dapat menurunkan tekanan darah, terutama tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi primer atau esensial.
Terdapat senyawa bernama allicin yang dikenal sebagai salah satu kandungan pada bawang putih yang berperan menurunkan tekanan darah tersebut. Kandungan yang satu ini berfungsi meningkatkan produksi oksida nitrat yang membuat pembuluh darah lebih rileks sehingga tekanan darah menurun.
Berita Terkait
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
-
Buku Petunjuk Hidup Bebas Stres dan Cemas: Sebuah Upaya Menghalau Kecemasan
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Gubernur Kaltara Minta Mahasiswa di Perantauan Saling Jaga Usai Kasus Kekerasan Seksual di Makassar
-
Angkasa Pura Jelaskan Mengapa Penumpang Bawa Sabu Bisa Lolos di Bandara
-
Ingin Rasakan Tempat Tenang di Makassar? Coba Kunjungi 11 Perpustakaan Ini
-
Apa Itu Pendidikan Berbasis Kasih Sayang? Untuk Melahirkan Generasi Berkarakter
-
Rahasia di Balik Lezatnya Masakan Indonesia untuk Jamaah Haji