SuaraSulsel.id - Tim gabungan Basarnas Kendari berhasil menemukan seorang remaja bernama Aidil (17) yang dilaporkan hilang sejak Jumat (7/1) terseret arus Sungai Konaweha Desa Tuoy Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi melalui keterangan tertulisnya mengatakan korban berhasil ditemukan Tim SAR gabungan setelah tiga hari dilakukan operasi pencarian.
"Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia setelah operasi pencarian hari ketiga. Korban ditemukan pukul 16.30 WITA," kata Aris, Minggu (9/1/2022).
Basarnas menyebut, korban ditemukan sekitar 3 km dari lokasi kejadian kecelakaan ke arah muara sungai tersebut. Korban selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.
Baca Juga: Kronologi Ibu dan Anak Tersambar Petir, Ayah Sempat Kumandangkan Azan
"Dengan ditemukannya korban tersebut operasi SAR terhadap korban dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ujarnya.
Operasi pencarian korban di hari ketiga dilakukan dengan melibatkan unsur gabungan Tim Penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari, BPBD Konawe, Polsek Unaaha, SAR UHO, SAR Hidayatullah, masyarakat sekitar dan keluarga korban.
Basarnas Kendari menerima informasi hilangnya korban pada Jumat (7/1) dari salah satu pegawai BPBD Konawe bernama Kiki. Berdasarkan informasi itu tim penyelamat diberangkatkan untuk memberikan bantuan SAR.
Korban bersama tiga orang temanya dilaporkan berenang di sungai tersebut hendak mengambil buah pada pukul 15.00 WITA, namun nahas saat di tengah sungai korban terseret arus deras, sementara tiga orang temanya selamat. Kejadian itu dilaporkan ke Basarnas pada pukul 16.45 WITA.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah tiga operasi pencarian oleh Tim SAR gabungan, sedangkan tiga teman korban dinyatakan selamat yakni Irwansyah (18), Abdi (17) dan Agung (16). (Antara)
Baca Juga: Anak Muda Sulawesi Tenggara Ekspor 18 Ton Kacang Mete ke Vietnam
Berita Terkait
-
Darurat! Pertambangan Nikel Sulawesi Tenggara Disebut Merusak Ekosistem hingga Memperburuk Kemiskinan
-
Kolaka Timur Diguncang Gempa Susulan ke-125, Kapan Berakhir?
-
PLN Siapkan Listrik Bersih untuk Hilirisasi Mineral Smelter Antam di Kolaka, Sultra
-
KUR di Sulawesi Tenggara Tembus Rp3,4 Triliun! BRI Jadi Primadona
-
Pertanian Berkelanjutan Makin Berkembang di Sekitar Industri Nikel Ceria
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka