Sementara itu, pergerakan kargo tercatat sebanyak 8.834 ton mengalami penurunan sebanyak 2,8 persen dibandingkan bulan lalu yaitu sebanyak 8.941 ton.
Wahyudi juga mengatakan bahwa peningkatan jumlah penumpang terjadi karena ada penurunan level PPKM dan pemberlakukan RT Antigen sebagai syarat perjalanan.
"Rute terbanyak selama bulan November 2021 baik berangkat maupun datang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yaitu Jakarta, Surabaya dan Kendari," ujar dia.
Untuk mengantisipasi adanya lonjakan atau permintaan penambahan jam operasional oleh maskapai, manajemen bandara berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait demi terwujudnya penerbangan yang aman.
Per tanggal 6 Desember 2021, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin beroperasi mulai pukul 05.00-19.00 WITA dan hanya melayani penerbangan domestik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Balita Tewas Ditabrak Mobil Perwira Polisi di Bone
-
Pusat Tes TOEFL dan Bahasa Asing Hadir di Makassar, Jangkau Sulawesi hingga Papua
-
Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel
-
Darurat Sampah Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Proyek PSEL Tetap Jalan Meski Ada Penolakan
-
Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar