Lalu apa yang sebaiknya dilakukan? JK mengusulkan pentingnya MUI untuk mendorong agar dakwah-dakwah menyinggung soal muamalah. Tidak semata-mata berisi tentang aqidah, akhlak dan lainnya. Dakwah tentang muamalah juga bisa dikaitkan dengan pentingnya mendorong semangat untuk berwirausaha.
Untuk kondisi saat ini, JK tidak menyalahkan para pengusaha non pribumi yang sudah besar. Apalagi para pengusaha besar tersebut meningkatkan pendapatan oajak negara serta membuka lapangan kerja.
Namun, kata JK, yang harus didorong adalah bagaimana membangkitkan wirausaha kecil menjadi besar.
“Tidak ada jalan lain kita harus mendorong pengusaha dari bawah,” kata JK.
Ia juga meminta MUI agar tidak membentuk kesan bahwa ekonomi itu eksklusif. Melainkan harus terbuka atau inklusif. JK menuturkan, dagang dengan dasar agama itu sulit sebab harus bekerja sama dengan banyak orang. Jika mencoba eksklusif maka perekonomian Umat akan makin mundur. Termasuk jika membuat industri-industri yang mengarah pada halal.
Terkait dengan keterbukaan, JK mencontohkan saat melakukan umrah di masa pandemi beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan, di salah satu supermarket terbesar di Arab Saudi, barang-barang yang dijual 90 persen adalah buatan Cina.
“Itu artinya, perdagangan itu tidak pilih-pilih agama. Jika pilih-pilih agama, mestinya Arab Saudi mengutamakan produk Indonesia karena mayoritas umat Islam,”
“Jadi saat ini dagang itu kuncinya bersaing pada tiga, yakni lebih baik, lebih cepat, lebih murah. Karena Cina bisa melakukan itu, maka ekonomi kita tidak bisa melawannya. Jadi kunci utamanya yang harus kita dorong adalah kerja keras,” imbuhnya.
Disisi lain, JK juga menyinggung soal kebijakan pemerintah terhadap perhatian pada pengusaha pribumi. Menurut JK, sepanjang sejarah, baru empat hal kebijakan yang saat ini cukup pro terhadap pengusaha peribumi.
Baca Juga: 10 Syarat Sah Wudhu yang Wajib Dipenuhi
Yakni kebijakan Menteng, yang memberikan devisa yang murah kepada pengusaha nasional saat itu. Kemudian PP10 yang mendorong hanya pengusaha lokal yang bisa berdagang di kecamatan, kebijakan PP56 yang aturan harus kontraktor harus pengusaha lokal dalam hal ini UKM.
“Dan yang terakhir adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang juga sangat mendorong para pengusaha lokal,” kata JK lagi.
Lebih jauh, JK berharap agar hasil kongres ekonomi Umat ini dapat dilaksanakan secara nyata di masyarakat. Yakni bagaimana menyadarkan umat Islam akan pentingnya semangat, kerja keras, ide dan konsistensi untuk bekerja sama dalam membangun ekonomi ummat.
Sementara itu, Pengusaha Islam terkaya Indonesia, Chaerul Tanjung (CT), berharap agar perekonomian umat Islam lebih berdaya. CT meyakini, jika umat umat Islam sejahtera maka bangsa Indonesia juga akan sejahtera karena menguasai 86 persen penduduk Indonesia.
“Satu-satunya cara agar sejahtera adalah Membuat mereka lebih unggul dalam segala segi, khususnya ilmu pengetahuan teknologi agar mereka bisa menang dalam persaingan,” tegas pemilik Trans Corp tersebut.
Ia juga mengungkapkan bagaimana para ulama mendorong pentingnya mindset kewirausahaan. Hal itu bisa saja dilakukan dalam penyampaian khutbah dan tausiah dalam mendorong semangat entrepreneur bahwa untuk mendapatkan akhirat, harus melalui dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Balita Tewas Ditabrak Mobil Perwira Polisi di Bone
-
Pusat Tes TOEFL dan Bahasa Asing Hadir di Makassar, Jangkau Sulawesi hingga Papua
-
Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel
-
Darurat Sampah Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Proyek PSEL Tetap Jalan Meski Ada Penolakan
-
Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar