SuaraSulsel.id - Malaysia dan Singapura akan membuka Jalur Perjalanan Lengkap Vaksin (VTL) pada 29 November 2021 karena vaksinasi di kedua negara sudah mencapai lebih dari 95 persen dari populasi orang dewasa.
"Pencapaian ini memberi peluang kepada kedua negara untuk membuka kembali perbatasan darat secara bertahap, aman, sistematik dan berkelanjutan," ujar pernyataan Kantor Perdana Menteri Malaysia, Rabu.
Peresmian VTL-Land, ujar dia, searah dengan VTL-Air yang bertujuan untuk meningkatkan lagi hubungan bilateral dan ekonomi antara kedua negara.
Selain pekerja VTL-Land, kedua negara itu akan memberi kesempatan kepada rakyat Malaysia dan Singapura yang telah terpisah dengan keluarga akibat pandemik COVID-19 untuk bertemu kembali dengan orang-orang tersayang.
"Inisiatif VTL-Land dilaksanakan untuk melancarkan pergerakan melintas perbatasan tanpa karantina yang mengintegrasikan protokol kesehatan, keamanan dan persetujuan Imigrasi," katanya.
Dia mengatakan mereka yang diizinkan mengambil bagian dalam VTL-Land adalah warga negara Malaysia dan Singapura termasuk penduduk tetap serta pemegang Pas Jangka Panjang Malaysia dan Singapura.
"Mereka wajib divaksin sepenuhnya dan bagi kanak-kanak di bawah umur 12 tahun yang tidak divaksin, mereka harus ditemani oleh ibu bapak atau penjaga yang telah lengkap divaksin," katanya.
Mereka yang layak adalah tergantung dari uji COVID-19 dan keperluan kesehatan terperinci yang ditentukan oleh negara masing-masing.
"Pada masa ini, VTLLand akan dibatasi kepada pengangkutan bus saja sebagai mekanisme kontrol dan moda pengangkutan lain akan didaftar secara bertahap," katanya.
Baca Juga: Produk Teh Asal Indonesia Semakin Diminati di Pasar Malaysia, Buktinya Ini
Layanan bus VTL-Land yang ditetapkan ke Singapura akan menggunakan Terminal Bus Larkin Sentral (Larkin Sentral) sebagai pusat turun dan naik penumpang di Malaysia manakala Terminal Queen Street (QST) sebagai pusat turun dan naik penumpang di Singapura.
"Pemerintah kedua negara juga telah setuju untuk menetapkan kuota harian tidak melebihi 1,500 orang pada tahap permulaan, dengan peningkatan dari Minggu ke Minggu," katanya.
Mereka yang masuk ke Malaysia menggunakan VTL-Land perlu mendaftar di https://mysafetravel.gov.my/ manakala mereka yang dari Malaysia ke Singapura, perlu membuat pendaftaran di https://go.gov.sg/vtl-portal.
"Pendaftaran ini adalah wajib sebelum pembelian tiket. Formulir tentang keperluan VTL-Land bisa didapati di https://www.miti.gov.my dan https://www.safetravel.ica.gov.sg/," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar