Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 15 November 2021 | 15:35 WIB
Pasangan pengantin di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan viral di media sosial. Karena melaksanakan pernikahan dan menjalani wisuda di atas panggung pelaminan [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Siti Hardianti Fatima merupakan mahasiswa Pascasarjana jurusan Manajemen Keuangan. Sementara sang suami, yakni Firman merupakan mahasiswa S1 jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia. Keduanya menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Palopo (UMP).

Dari situ, keduanya kemudian memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan menikah. Hanya saja, acara pernikahan Siti Hardianti Fatima dan Firman ternyata bertepatan langsung dengan acara hari kelulusan atau wisuda mereka di Universitas Muhammadiyah Palopo.

"Iya, diwisuda sambil pengantin saat itu. Suamiku ikut juga diwisuda karena dia S1, saya S2. Jadi sama-sama wisuda saat itu," terang Siti Hardianti.

Siti Hardianti mengaku tidak menyangka bahwa dirinya bersama sang suami yang tengah melangsungkan pernikahan saat itu ternyata juga melaksanakan diwisuda. Proses pemindahan tali toga sebagai simbol kelulusan dilakukan di atas panggung pelaminan setelah ijab kabul dilaksanakan.

Baca Juga: Mobile Vaccinator Pemprov Sulsel Beroperasi di Jeneponto

"Sudah ijab kabul. Pas itu saya juga tidak tahu kalau mau datang. Tidak saya tahu sama sekali kalau mau datang kasih pindah tali toga. Tidak saya tahu. Datang tiba-tiba bawa toga. Dia bawakan langsung yang perlengkapan wisuda hari itu. Iya, diwisuda di pelaminan," kata dia.

"Bukan disetting, tidak nyangka betul sama sekali yang ada temanku tiga orang yang dia bilang 'Tidak Bisa Saya Mungkin Datang Diacaramu Karena Pas Hari Wisuda Itu'. Pas acara saya jam-jam 12 itu datang mereka. Jadi saya tidak nyangka kalau datang semua. Datang sambil bawa toga sama baju wisuda dan ijazah," tambah Siti Hardianti.

Orang yang melakukan proses pemindahan tali toga saat itu, kata Siti Hardianti adalah Ketua Program Studinya di kampus sebagai perwakilan Rektor Universitas Muhammadiyah Palopo. Menurut dia, semua orang yang hadir di pesta pernikahan tersebut juga tidak menyangka bahwa Siti Hardianti bersama sang suami, Firman akan diwisuda hari itu.

"Saya tidak nyangka kalau datang dosenku kasih pindahkan tali toga. Ketua Prodiku itu, dia yang wakilkan rektor. Tidak nyangka saya, orang-orang saja kaget. Kalau ada semua datang juga. Saya ucapkan terima kasih sekali karena saya juga saat itu tidak bisa berkata-kata. Karena seperti terharu sekali begitu. Tidak saya sangka," katanya.

"Dia (dosen) bilang selamat wisuda, selamat menikah. Maaf sekali kalau pas hari wisuda, hari menikahnya kita juga. Jadi saya datang untuk kasih pindah tali toganya kita," pungkas Siti Hardianti.

Baca Juga: Andi Sudirman Bahas Rencana RTRW Provinsi Sulsel di Jakarta

Kontributor : Muhammad Aidil

Load More