"Bukan disetting, tidak nyangka betul sama sekali yang ada temanku tiga orang yang dia bilang 'Tidak Bisa Saya Mungkin Datang Diacaramu Karena Pas Hari Wisuda Itu'. Pas acara saya jam-jam 12 itu datang mereka. Jadi saya tidak nyangka kalau datang semua. Datang sambil bawa toga sama baju wisuda dan ijazah," tambah Siti Hardianti.
Orang yang melakukan proses pemindahan tali toga saat itu, kata Siti Hardianti adalah Ketua Program Studinya di kampus sebagai perwakilan Rektor Universitas Muhammadiyah Palopo. Menurut dia, semua orang yang hadir di pesta pernikahan tersebut juga tidak menyangka bahwa Siti Hardianti bersama sang suami, Firman akan diwisuda hari itu.
"Saya tidak nyangka kalau datang dosenku kasih pindahkan tali toga. Ketua Prodiku itu, dia yang wakilkan rektor. Tidak nyangka saya, orang-orang saja kaget. Kalau ada semua datang juga. Saya ucapkan terima kasih sekali karena saya juga saat itu tidak bisa berkata-kata. Karena seperti terharu sekali begitu. Tidak saya sangka," katanya.
"Dia (dosen) bilang selamat wisuda, selamat menikah. Maaf sekali kalau pas hari wisuda, hari menikahnya kita juga. Jadi saya datang untuk kasih pindah tali toganya kita," pungkas Siti Hardianti.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kepala BGN dan Gubernur Sulsel Resmikan SPPG Wilayah 3T di Takalar
-
250 Pengemudi Ojol di Makassar Dapat BBM Gratis
-
Mendagri Punya Waktu 30 Hari untuk Copot Bupati Gowa, Ini Alasannya
-
Uji Coba Sistem Rujukan Baru JKN: Pasien Langsung ke Rumah Sakit Sesuai Penyakit
-
Beli 25 Kg Tapi Cuma Dapat 23,5 Kg? Kecurangan Takaran Beras di Pasar Terbongkar