SuaraSulsel.id - Yentinus Kogoya alias Kumis (29 tahun) ditangkap saat hendak membeli bensin bersama temannya berinisial BG (19 tahun), di Jalur 3 Paradiso, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa 2 November 2021.
Yentinus Kogoya adalah penerjemah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Tendius Gwijangge di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Tim gabungan menangkap Kumis sekitar pukul 11.02 WIT.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, penangkapan terhadap Yentinus berawal saat aparat gabungan melakukan patroli di seputar wilayah Kota Dekai, Yahukimo.
Pada saat patroli personel gabungan menerima informasi bahwa salah satu kelompok KKB Nduga sedang berada di Kota Dekai.
Dari informasi itu, aparat langsung melakukan penyelidikan di wilayah pemukiman Jalur 3 Kota Dekai. Saat itu, aparat mendapati Yentinus sedang berboncengan dengan BG dan hendak membeli bensin.
Baca Juga: LPSK Turun Ke Kiwirok Lindungi 8 Nakes Korban Serangan Teroris KKB Papua
Dalam penangkapan, aparat mengamankan sebutir peluru kaliber 45 ACP, selongsong peluru kaliber 5,56 mm, serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Nus Haselo, Stephanus Pangalerang, Rutin Silakan, dan Delius Gwijangge.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, penangkapan terhadap Yentinus terkait beberapa aksi kejahatan di Yahukimo yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia.
“Yentinus Kogoya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Yahukimo sejak Juni 2021. Dia bersama temannya saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh Satuan Reskrim Polres Yahukimo,” terang Kamal dalam rilis, Rabu 3 November 2021.
Dari hasil pemeriksaan awal, ungkap Kamal, Yentinus Kogoya telah berada di Kota Dekai selama 4 tahun dengan bekerja di sebuah tambang kawasan Kali I, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Dalam aksinya, Yentinus berperan sebagai penerjemah, penghubung dan bermain dalam media sosial.
Baca Juga: Diduga akan Dipasok untuk Teroris KKB, Polri Selidiki Temuan 600 Butir Amunisi di Timika
“Yang bersangkutan (Yentinus) juga terlibat dalam acara bakar batu di Kali Braza yang dihadiri oleh kelompok KKB Yahukimo pimpinan Tendius Gwijangge,” ungkapnya.
Kamal memastikan situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo aman dan kondusif pasca penangkapan terhadap Yentinus Kogoya.
“Situasi aman, masyarakat beraktivitas seperti biasa,” ungkap Kamal.
Berita Terkait
-
Satgas Damai Cartenz Periksa 3 Personel TNI Terkait Dugaan Penjualan Senjata Api ke TNPB-OPM
-
Puan Desak Pemerintah Lindungi Guru dan Nakes di Papua Pasca-Serangan KKB Maut
-
Soroti Militerisme di Papua usai Guru Dibunuh OPM, Begini Kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti
-
Bupati Yahukimo Bantah Guru dan Nakes di Distrik Anggruk Intelijen TNI/Polri: Mereka Direkrut 2021
-
Bunuh Guru, Legislator PDIP Kecam Tindakan Biadab OPM: Negara Harus Segera Tumpaskan Mereka!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Luwu Timur
-
Terungkap! Penyebab Karyawan Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Makassar
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga