"Teman juga masih ada di lapangan makanya kami masih asesmen di sana. Tidak diungsikan karena persoalannya mereka mungkin faktor sudah terbiasa karena langganan mereka tidak diungsikan," bebernya.
Selain itu, juga ada dua rumah warga yang rusak akibat tertimpah pohon dan sebuah jembatan yang diketahui merupakan Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan antara Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Utara yang miring akibat bencana banjir yang terjadi di Kota Palopo, Sulsel.
"Sampai saat ini info yang masuk ke kami ada dua rumah, karena untuk saat ini kami terfokus pembersihan pohon ke fasilitas umum dan akses jalan protokol."
"Itu jembatan miring karena mungkin di bawahnya itu tanahnya sudah tergerus sehingga jalan raya di ujung jembatan itu agak retak. Tapi itu sebenarnya masuk di wilayah Luwu bukan di wilayah Kota Palopo karena di sebelah utaranya. Tapi memang itu Jalan Trans yang menghubungkan antara Kota Palopo dan Luwu Utara. Makanya sampai saat ini belum bisa dilalui oleh mobil-mobil besar takutnya tambah ambruk turun kan," katanya.
Saat ditanyakan upaya apa saja yang akan dilakukan petugas untuk dapat menangani bencana banjir di Kota Palopo, Zulkifli mengaku belum mengetahui hal itu karena masih menunggu instruksi dari pimpinan.
"Untuk sementara saya belum bisa berikan informasi ke sana karena itu mungkin ranahnya pimpinan. Kita hanya mengantisipasi jangan sampai ada korban jiwa di lapangan. Jadi untuk ke sananya itu mungkin nanti ada kebijakan-kebijakan dari pimpinan untuk membuat solusi," terangnya.
Saat ini, kata dia, kondisi air di Kelurahan Pentojangan dan Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo tersebut perlahan sudah mulai surut.
"Laporan teman-teman di lapangan air sudah mulai surut. Kalau di Kelurahan Pentojangan itu tadi subuh mulai surut dan di Salubattang demikian," tandasnya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Baca Juga: Kapolsek Dumai Gendong Lansia yang Terjebak Banjir
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
Terkini
-
JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas
-
Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah
-
Kebakaran Hutan Karst Maros-Pangkep Ancam Lukisan Prasejarah Berusia 45.000 Tahun
-
Bom Perang Dunia Ditemukan di Pinrang
-
Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang