SuaraSulsel.id - Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat di Kota Kupang. Pelaksanaannya pada malam hari.
"Jadi guna mendukung program Polri Presisi dan mendukung percepatan vaksinasi kita juga lakukan vaksinasi pada malam hari," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna B. kepada ANTARA di Kupang, Rabu malam 13 Oktober 2021.
Ia mengatakan vaksinasi pada malam hari dilakukan di salah satu taman di Kota Kupang, yakni Taman Nostalgia yang selalu menjadi lokasi berkumpul masyarakat di kota itu.
Jadwal pelaksanaan vaksinasi pada Rabu dan Jumat yang dimulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIT.
"Targetnya adalah 300 dosis untuk 300 orang di setiap Rabu malam dan Jumat malam," ujar dia.
Mantan Kapolres Timor Tengah Utara itu, menambahkan jenis vaksin yang disediakan adalah vaksin Sinovac dan AstraZaneca, baik untuk penerima dosis pertama maupun kedua.
Untuk batasan usia penerima, ujar dia, diberikan kepada masyarakat umum, lansia, dan remaja di usia 12 hingga 17 tahun.
"Peserta yang ingin divaksin hanya perlu menyiapkan KTP atau Kartu Keluarga (KK) serta nomor HP yang bisa di SMS untuk informasi sertifikat vaksin," ujar dia.
Krisna juga menambahkan bahwa pelaksanaan vaksinasi pada malam hari itu selain mempercepat capaian vaksinasi di kota itu, juga untuk memberikan kemudahan bagi mereka yang tidak sempat mengikuti vaksinasi pada pagi hingga siang hari.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Dukung Pemprov Sumut Kejar Target Vaksinasi
"Jadi kalau yang pagi atau siang tidak bisa ikut, maka malam hari ini ikut," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026
-
Ratusan Petani Luwu Timur Turun Gunung Tolak Penggusuran Kawasan Industri
-
Rebutan Solar Berdarah di SPBU Makassar, Kenapa Pertamina Selalu Bilang Stok Aman?
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !