Manajer Unit Keera Maroangin, Andi Arfawati, mengatakan telah siap menyosong optimalisasi aset seluas 250 ha di Maroangin Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan.
"Di Maroangin sendiri telah dilakukan pengembangan areal tanam seluas 50 ha, direncanakan harus selesai sampai bulan Desember tahun 2021. Sedangkan untuk 200 ha itu, direncanakan penyiapan lahan pada tahun ini dan ditanami pada tahun depan karena bibitnya belum siap untuk ditanam," kata Andi Arfawati.
PTPN XIV Unit Keera Maroangin telah berkoordinasi dengan Bupati Enrekang, Muslimin Bando. Sejauh ini, pihak Pemda telah memberikan rekomendasi sementara luas areal tanam (HGU) kepada pihak PTPN XIV.
"Berdasarkan rekomendasi bupati setempat seluas 3267 ha menjadi target kami. Sampai sekarang sudah tertanami seluas 1.440 ha. Rencana kami akan akan lanjut menanam dengan luasan 250 ha. Saya asumsikan 85% ditanami sawit, sisanya untuk pengembangan infrastruktur kebun dari rekomendasi bupati," jelasnya, Senin (11/10/2021).
Baca Juga: Perusahaan di Siak Diduga Manipulasi Data dan Alihkan HGU Jadi Kebun Sawit
Selaku Manajer Unit Usaha Keera Maroangin, Andi Arfawati berharap segera adanya realisasi pembangunan pabrik kelapa sawit di Maroangin. Menurutnya, potensi pengembangan kelapa sawit sangat prospektif di tiga kabupaten Sidrap, Enrekang dan Pinrang dan terdukung jika berdirinya pabrik kelapa sawit.
"Harapan saya dengan pengembangan areal tanam kelapa sawit di Maroangin, Saya berharap segera ada pabrik kelapa sawit di Maroangin dan menjadi kapal induk kedua PTPN XIV khususnya sawit. Karena beberapa lahan HGU unit Keera Maroangin berpotensi dikembangkan di tahun akan datang. Bupati Sidrap, Enrekang dan Pinrang, yang pernah saya temui, semuanya mendukung adanya pabrik kelapa sawit. Pemda setempat juga akan mengarahkan masyarakat, agar menanam kelapa sawit. Seperti di Kabupaten Sidrap, komoditi utamanya adalah padi, untuk tanah keringnya akan ditanam kelapa sawit," tutupnya.
Berita Terkait
-
Berkontribusi pada Ekonomi, UMKM Berbasis Kelapa Sawit Berpotensi Hasilkan Produk Berorientasi Ekspor
-
Erick Thohir Dapat Hadiah Kejagung Kelola Ratusan Hektare Lahan Sawit Hasil Sitaan
-
Jaga Sawitan Kritik Pemerintah Lelet Urus Nasib Buruh Sawit: Padahal Industri Penyumbang Devisa Terbesar
-
Industri Sawit Nasional Hadapi Tantangan Stagnasi, GAPKI Tekankan Peningkatan Produktivitas dan Kesejahteraan Buruh
-
PTPN Bahas Masa Depan dan Peran Strategis Kelapa Sawit Menuju Indonesia Emas 2045
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka