SuaraSulsel.id - Prabowo Subianto kembali maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu 2024 mendatang. Rekomendasi untuk pengajuan itu keluar dari Rapat Koordinasi Daerah Dewan Pimpinan Daerah (Rakorda DPD) Gerindra Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung pada Sabtu (9/10/2021) kemarin.
Terkait kabar tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani memberikan tanggapan. Ia menyatakan, Prabowo Subianto akan maju lagi dalam Pilpres 2024 nanti.
"Saya katakan, 2024 Pak Prabowo Insya Allah akan maju dalam laga pilpres. Majunya beliau karena begitu masifnya permintaan kita semua. Majunya beliau karena begitu besar harapan rakyat, pembangunan harus berlanjut, cita-cita kita berpartai belum terwujud," kata Muzani yang hadir dalam Rakorda DPD Gerindra Sulsel melalui keterangan tertulis yang dikutip dari Suara.com, Minggu (10/10/2021).
Dari Rakorda itu juga, DPD Gerindra Sulsel menjamin akan memenangkan Prabowo. Mulai dari DPD, DPC, PAC hingga ranting di provinsi dengan luas 46.717 km². Mendengar masukan itu, Muzani mengatakan ketua umum partai berlambang kepala garuda itu akan bertarung untuk kali ketiga dalam Pilpres.
"Maka apa yang baru saudara ucapkan (meminta Prabowo maju di pilpres) akan kami teruskan. Dan dengan tidak mendahului jawaban beliau, saya katakan sekali lagi Insya Allah Pak Prabowo akan maju di Pilpres 2024," sambungnya.
Dia mengemukakan, mengacu pada Pilpres 2019, Prabowo berhasil memenangkan suara terbanyak di Sulsel secara telak. Dengan presentase mencapai 57 persen.
Lantaran itu, ia kemudian mematok seluruh pengurus DPD, DPC, PAC hingga ranting di Sulsel untuk bisa merapatkan barisan dan berkonsolidasi dengan target kemenangan yang meningkat dari sebelumnya, yakni 65 persen.
"Tekad kita untuk memenangkan Pak Prabowo di 2024 harus lebih besar, saya minta dengam hormat jangan sampai ada anggota DPRD Sulsel menyebabkan kekalahan kita. Saudara harus menjadi faktor penentu kemenangan bagi Pak Prabowo. Paling tidak dengan target minimal kemenangan 65 persen. Dengan target itu, maka jadikan lah Sulsel sebagai kandang Gerindra," ujarnya.
Selain itu, dia mengemukakan, seluruh kader Gerindra diminta tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan partai.
Baca Juga: Dilantik jadi Duta Komcad, Deddy Corbuzier Langsung Hormat ke Prabowo
Justru, dia meminta kepada segenap kader Gerindra untuk menjadi faktor pemenang bagi Prabowo Subianto di Pilpres mendatang.
"Ini momentum dan kesempatan kita untuk mendudukan kader terbaik untuk di kursi top eksekutif. Tapi kita jangan jadi bagian menjadi penyebab masyarakat tidak memilih beliau, semua kesalahan kita harus perbaiki," tegasnya.
Ia pun menyatakan, usulan DPD Gerindra Sulsel tidak salah dalam mengusulkan agar Prabowo maju kembali dalam Capres 2024.
"Dalam survei Pak Prabowo paling unggul, elektabilitas paling tinggi, maka permintaan saudara untuk Pak Prabowo maju di 2024 tidaklah salah."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Beban Infrastruktur Membengkak, Pemprov Sulsel Usul 360 Km Jalan Provinsi Jadi Jalan Nasional
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja