SuaraSulsel.id - Tim Jaksa penyidik pidana khsus Kejaksaan Negeri Mamasa terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek bantuan pemerintah. Berupa pasar rakyat di Kecamatan Lakahang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Mengutip pojokcelebes.com -- jaringan Suara.com Selasa 7 September 2021, Jaksa penyidik Tipikor, kembali menghadirkan sejumlah saksi – saksi penting. Dianggap mengetahui adanya kegiatan proyek pembangunan pasar Lakahang tahun anggaran 2019.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Mamasa, Andi Darman menyebutkan ada empat orang yang diperiksa oleh jaksa penyelidik Kejari Mamasa. Saksi I bersama saksi PT sebagai pelaksana kegiatan. Saksi inisial YP sebagai konsultan pengawas, dan saksi inisial FN sebagai wakil direktur penyedia.
Menurut darman, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan. Guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang diketahuinya.
”Kami periksa keempatnya untuk kepentingan penyidikan. Terhadap dugaan kasus korupsi Pasar Lakahang. Pemeriksaan ini mereka yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri, dan ia alami sendiri. Guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi,” katanya.
Selain empat orang diperiksa, tim jaksa penyidik pada bidang Tipikor Kejaksaan Negeri Mamasa, juga melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi. Yaitu A, S, dan T terkait dugaan tindak pidana korupsi. Pada pembangunan Pasar Rakyat Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa Tahun Anggaran 2019.
Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan. Guna kepentingan penyidikan. Sudah ada 16 orang saksi yang diperiksa.
"Penetapan tersangka kemungkinan dalam waktu dekat. Jika pemeriksaan semua sudah rampung, ” pungkas Andi Draman, Kasi Intelijen Kejari Mamasa.
Sebelumnya, mantan Kajari Mamasa, Erianto L. Paundanan, membenarkan adanya penyelidikan tindak pidana korupsi pada proyek Pasar Rakyat Lakahang. Penangannya sudah ditingkatkan ke penyidikan.
Baca Juga: Kasus Korupsi Lahan Munjul, KPK Panggil 2 Pegawai Dealer Motor
Dia menyebutkan, pada proses penyidikan oleh penyidik tindak pidana khusus Kejari Mamasa, sejumlah saksi yang disebut – sebut mengetahui kegiatan proyek Pasar Rakyat Lakahang, sudah dimintai keterangan.
Diketahui ada 9 orang saksi yang sudah diperiksa. Salah satunya adalah mantan Kadis Perdagangan Kabupaten Mamasa tahun 2019 inisial YA. Selain itu, sebut Erianto, pejabat PPK inisial MI, pejabat bendahara inisial RO, saksi inisial SA sebagai pelaksana harian Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perdagangan, saksi inisial MI sebagai panitia pemeriksa barang atau hasil pekerjaan, saksi inisial FA, saksi inisial IL sebagai pelaksana di lapangan, saksi inisial YO sebagai konsultan pekerjaan.
“Dalam penyidikan kasus ini ada 9 orang saksi yang sudah kami periksa. Mereka ini mengetahui kegiatan pembangunan pasar Rakyat Lakahang pada tahun 2019. Ada sembilan yang diperiksa itu, salah satunya adalah mantan Kadis Perdagangan yang masih aktif sekarang sebagai pejabat PNS di Pemda Kabupaten Mamasa,“ kata Erianto.
Proyek Pasar Rakyat Lakahang adalah bantuan kementerian. Nilai anggaran proyek tersebut kurang lebih Rp 5,5 Miliar. Bersumber dari APBN tahun 2019. Namun pasar tersebut setelah dibangun hanya menjadi gedung yang ditumbuhi rumput. Karena tidak difungsikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!