SuaraSulsel.id - Kalla Group konsisten mendukung program pemerintah untuk segera bisa keluar dari Pandemi Covid-19. Perusahaan milik Politisi Senior Jusuf Kalla itu membuka rekrutmen 100 relawan untuk bertugas memberi pelayanan vaksinasi Covid-19.
Untuk itu, Kalla Group saat ini membuka perekrutan relawan yang akan bertugas memberi pelayanan vaksinasi Covid-19 pada bulan Agustus 2021 ini.
Manyadur dari Terkini.id, Ivan Subagio selaku Ketua Satgas Covid-19 Penegakan Aturan Kalla Group mengatakan, tugas para relawan nantinya lebih fokus kepada mengarahkan peserta vaksin dari pendaftaran hingga observasi. Gerakan Vaksinasi Kalla Group selanjutnya akan digelar di 25 titik yang ditargetkan pada 22-24 Agustus 2021 mendatang.
Menurut dia, rencananya, jumlah vaksin yang diberikan sebanyak 1.300 dosis pada masing-masing titik.
“Kami mengajak Anda untuk bergabung untuk memberikan kontribusi terbaik bagi penanganan Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kota Makassar sekarang. Perekrutan relawan ini dibuka untuk internal maupun eksternal Kalla Group. Kami buka mulai 6 Agustus 2021 hingga kuota 100 orang tercukupi,” ungkapnya dikutip pada Jumat (6/8/2021).
Adapun kriteria yang dibutuhkan pada perekrutan relawan yang berasal dari eksternal ialah mahasiswa/mahasiswi minimal semester lima, sehat jasmani dan rohani.
“Selain itu, sudah menjakani vaksin minimal tahap satu, peduli dan bertanggung jawab serta berdomisili di Kota Makassar dan sekitarnya,”terangnya.
Webinar Sinergi Atasi Covid-19 Kalla Group Berlanjut
Selain gerakan vaksinasi, Kalla Group juga mendukung program pemerintah dalam melawan Covid-19 melalui pelaksanaan webinar Sinergi Atasi Covid-19 yang saat ini sudah memasuki seri kelima.
Baca Juga: Nakes di Jakarta Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, Anies: Bulan Ini Selesai
Kegitan ini bertujuan untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat seputar perkembangan Covid-19 sehingga dapat terhindar dari informasi yang menyimpang.
Webinar Sinergi Atasi Covid-19 seri kelima ini digelar Sabtu 7 Agustus 2021 besok.
Kali ini tema yang diusung sangat menarik, yaitu ialah “Tantangan Kesehatan Ibu Hamil dan Anak di Masa Pandemi Covid-19” dengan menghadirkan narasumber seorang dokter spersialis kandungan ternama di Kota Makassar, dr. Fadli Ananda, SpOg., M.Kes. dan seorang dokter spesialis anak dr. Syatirah Jalaluddin, Sp.A., M.Kes.
“Sebagaimana yang kita ketahui bahwa ibu hamil dan anak merupakan kelompok yang juga sangat rentan terpapar Covid-19,” imbuhnya.
Oleh karena itu, kata dia diperlukan pengetahuan yang lebih mendalam terkait upaya apa saja yang bisa dilakukan untuk bisa tetap menjaga kesehatan dalam situasi yang berbeda ini.
“Kami kembali mengajak masyarakat untuk bergabung dalam webinar kali ini karena topik pembahasannya sangat bermanfaat untuk keluarga Anda,” ungkap Diah Zaddiah Rustham, Corporate Communication Departement Head Kalla Group.
Webinar ini akan disiarkan secara langsung pada Youtube Kalla Group, IDI Makassar, Satgas Covid-19 Unhas, UMFA Channel, Athirah TV, Celebes TV dan Wahdah TV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Selebgram Makassar Terseret Video Asusila dan Whip Pink, Polisi Kejar Penyebar
-
Inflasi Sulsel Tak Baik-baik Saja, Emas dan Skincare Jadi Biang Kerok Kenaikan Harga
-
Petani Laoli Luwu Timur Terancam Digusur untuk Kawasan Industri, LBH Laporkan Pemkab ke Komnas HAM
-
Motif Ibu Rumah Tangga Bakar Toko Emas di Makassar Terungkap
-
7 Fakta Pembakaran Toko Emas di Somba Opu Makassar