SuaraSulsel.id - Mobil Bus Damri terbalik di jembatan Biknoi, Kelurahan Naikoten I, Kecamatan BBM Kota Raja, Kota Kupang, Selasa (3/8/2021).
Satu unit mobil pick up yang membawa karangan bunga dan rumah warga tertimpa Bus Damri. Beruntung kecelakaan itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun beberapa orang mengalami luka-luka.
Mengutip telisik.id, Bus Damri mengangkut keluarga pengantar jenazah pendeta Johnesty Radja Pono Sine.
Kapolres Kota Kupang, AKBP Satrya Perdana melalui keterangan tertulis menjelaskan, Bus Damri yang terbalik itu bernomor polisi L 7730-UA membawa puluhan anggota keluarga jenazah, dikendarai Novirius E Tafuli (28 tahun), warga RT 09/RW 05, Desa Lilo, Kecamatan Amanuban Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Sedangkan Mobil pick up yang ikut tertabrak itu bernomor DH 9409-BD yang dikendarai Melkianus Daniel Missa (40), warga RT 15/RW 05, Kelurahan Bakunase II, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.
Sementara rumah yang ikut tertimpa merupakan milik Obet Hela Laga (60).
"Saat itu, mobil Bus Damri dan mobil pick up bergerak beriringan dari arah Polsek Oebobo, Labat Kelurahan Bakunase II hendak ke arah belakang kampus Undana Lama, Kelurahan Naikoten I," kata Satrya Perdana, Rabu (4/8/2021).
Saat tiba di lokasi kejadian tepat ditanjakan jalan Kol jembatan Biknoi Kelurahan Naikoten 1, Kota Kupang, mobil Bus Damri tidak dapat menanjak.
Bus Damri pun mundur dan menabrak mobil pick up yang berada persis di belakang.
Baca Juga: Viral Rombongan Gowes Masuk Damri Bawa Sepeda, Penumpang Lain Menderita
Kemudian Damri terbalik dan mengenai tiang telepon dan rumah warga.
Akibatnya tiang telepon patah dan roboh, rumah warga rusak, serta penumpang bus mengalami trauma dan luka.
Jalanan pun macet dan iring-iringan kendaraan di belakang harus mundur mencari jalan alternatif dan berputar arah.
Novirius E Tafuli, sopir Bus Damri mengaku kalau kecelakaan terjadi karena mobil yang dikendarainya tidak dapat menanjak.
Sementara Melkianus Daniel Missa pengemudi mobil pick up yang mengangkut sejumlah karangan bunga mengaku kaget karena tiba-tiba mobilnya sudah ditabrak oleh mobil Damri sehingga terdorong ke belakang.
"Mobil Bus Damri tidak dapat menanjak dan sopirnya lalai padahal kondisi lokasi kejadian tanjakan, jalan sempit, sedikit menikung, aras lalu lintas sepi," ujar Kapolres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar
-
285 Jiwa di Parigi Moutong Terdampak Gempa
-
Pemprov Sultra Bakal Lelang Kendaraan Dinas, Ini Jadwal dan Cara Ikut