SuaraSulsel.id - Satpam Universitas Cenderawasih Jayapura Papua bernama Hans B Puhuli (28 tahun) meninggal dunia. Setelah ditikam oleh orang mabuk.
Hans B Puhuli sekuriti Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua tewas ditikam di area kampus. Saat bertugas pada Senin 2 Agustus 2021 sekitar pukul 5.39 WIT.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak mengatakan, korban meninggal dengan tiga luka tusukan. Pada bagian dada dan kepala.
“Korban sempat ditolong dan dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dunia,” kata Lintong, Senin malam 2 Agustus 2021.
Kejadian ini berawal saat korban Hans B. Puhili sedang bertugas menjaga kampus. Korban menegur pelaku agar pindah karena menghalangi jalan. Tak lama kemudian, pelaku bangun dan berjalan menuju ruang program studi untuk melanjutkan tidurnya.
Saat berjalan menuju Pos Sekuriti, pelaku terlibat cekcok dengan korban hingga berujung penikaman.
“Pelaku menikam korban dengan menggunakan pisau sebanyak 3 kali di bagian dada dan kepala,” terangnya.
Usai kejadian, kata Lintong, pelaku melarikan diri ke arah Gapura Uncen dan membuang pisau ke parit. Sementara korban sempat berusaha meminta pertolongan kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Polsek Abepura saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku penikaman tersebut. “Kasus ini sudah dalam penanganan tim penyidik dan ciri-ciri pelaku juga sudah kami kantongi,” kata Lintong.
Baca Juga: Zaelani, Dikeroyok Satpam GBK Alami Trauma Sampai Matanya Rusak
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Ternyata Ini Alasan Gubernur Sulsel Tiadakan 'Open House' Lebaran 2026
-
Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
-
Appi, IAS, dan DP Salat Id di Lapangan Karebosi
-
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid Jadi Khatib Salat Id di Masjid Raya Baitul Khairaat
-
7 Napi di Sultra Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Khusus