SuaraSulsel.id - Gedung Pos Satpol PP Kota Makassar di Taman Bahari, depan Rumah Jabatan Wali Kota Makassar rusak diserang orang tak dikenal (OTK).
Dalam peristiwa itu, kaca Pos Satpol PP Kota Makassar berlubang. Kaca juga terlihat retak-retak akibat lemparan batu. Ada tiga lubang yang menganga.
Mengutip terkini.id -- jaringan Suara.com, selain merusak pelaku juga menempelkan tulisan di dinding pos. Tulsiannya “Dari Rakyat untuk Para Bangsat”.
Sektretaris Satpol PP Kota Makassar Iqbal Asnan membenarkan adanya penyerangan di Pos Satpol PP Makassar. Dekat Pantai Losari.
“Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa lebih menguatkan nilai-nilai sipakau, sipakalebbi, sipakainga dalam kehidupan sosial kita,” ujar Iqbal Asnan, Sabtu, 17 Juli 2021.
Iqbal juga mengimbau seluruh Personel Satpol PP Makassar untuk bisa menahan diri. Ia meminta anggotanya lebih banyak bersabar dan menyerahkan semua pada proses hukum.
“Serahkan kepada aparat penegak hukum yang berwenang,” ungkapnya.
Iqbal menuturkan pihaknya sangat memahami situasi dan kondisi masyarakat saat ini, terlebih dengan meningkatnya jumlah kasus yang terpapar Covid-19.
Sebab itu, Iqbal mengatakan segala tindakan tak boleh disikapi dengan emosional, apalagi tergesa-gesa.
Baca Juga: Bupati Gowa Copot Jabatan Mardani Hamdan, Satpol PP Pemukul Suami Istri Saat Razia PPKM
“Tentunya selain berefek terhadap perekonomian juga berdampak secara psikologis. Kami harap semua orang bisa menahan diri dalam situasi seperti ini,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Memasuki Babak Baru, Ini 5 Fakta Kasus Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi
-
5 Fakta Kasus Dugaan Penipuan Putri Dakka: Dari Skema Umrah hingga 'Serang Balik' Polisi
-
Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp935 Miliar untuk Pembangunan Luwu Raya di APBD 2025
-
Golkar Sultra Pasang Badan: Polri Harus Tetap di Bawah Komando Presiden!
-
Putri Dakka Bantah Jadi Tersangka, Akan Laporkan Penyidik ke Propam